Jenis Aset Produktif

Jenis Aset Produktif bagi seorang Karyawan

Sebagai karyawan, Anda tetap ingin bisa kaya? Bila iya Anda harus memiliki berbagai jenis harta / aset produktif dalam jumlah yang banyak. Apa saja jenis aset produktif yang mesti kita miliki (sebagai karyawan)? Simak selengkapnya di artikel SmartFin ini.

Jenis Aset Produktif

Jenis Aset Produktif

Harta produktif bagi kita sebagai karyawan terdiri dari investasi, bisnis, harta yang kita sewakan dan barang ciptaan. Jika jenis harta produktif tersebut kita lakukan atau kerjakan, tidak menutup kemungkinan kita sebagai karyawan juga bisa menjadi kaya.

Berikut sedikit penjelasan dari ketiga poin tersebut :

a. Produk Investasi

Produk investasi adalah salah satu jenis aset produktif yang bisa memberikan penghasilan kepada Anda. Ada 2 jenis penghasilan dari produk investasi :

1. Pendapatan Tetap / Rutin

Produk investasi yang bisa memberikan penghasilan rutin / tetap biasanya berbentuk Produk Investasi Pendapatan Tetap. Dan jenis produk investasi ini biasanya memberikan bunga dan jumlah nominal uang yang Anda investasikan tidak akan berkurang. Contohnya deposito di bank.

Bagaimana dengan tabungan di bank? Apakah ini juga tergolong Produk Investasi Pendapatan Tetap?

Iya tabungan di bank merupakan produk investasi pendapatan tetap. Karena produk tabungan di bank memiliki prinsip yang hampir sama dengan deposito. Bedanya, pada deposito uang Anda “terkunci” dan tidak boleh diambil sampai jangka waktu tertentu, dan pada tabungan uang Anda tidak “terkunci”.

Inilah yang membuat produk tabungan di bank bisa saja Anda gunakan untuk investasi. Hanya saja pada praktiknya tidak seperti itu.

Di mana orang seringkali tidak lagi menjadikan produk tabungan di bank sebagai tempat investasi, tapi hanya sebagai tempat menyimpan. Karena kecilnya bunga dan fleksibilitas dalam pengambilan.

Bila ada rekening tabungan yang Anda perlakukan seperti ini, Anda harus menggolongkannya ke dalam Harta Konsumtif.

2. Pendapatan Tidak Rutin

Selain Produk Investasi Pendapatan Tetap, jenis produk investasi kedua adalah produk investasi yang memberikan keuntungan dari pertumbuhan. Di mana penghasilan yang Anda dapatkan bukan berasal dari bunga, tapi dari pertumbuhan nilainya.

Artinya, penghasilan yang Anda peroleh dari harta tersebut baru bisa Anda dapatkan kalau Anda menjualnya. Jadi, penghasilan yang Anda dapatkan cuma sekali karena sifatnya jual beli. Contohnya :

  • emas,
  • saham,
  • properti,
  • reksadana,
  • dan yang lainnya.

Menariknya lagi, banyak orang yang merasa bahwa Harta Produktif hanya bisa dimiliki dengan modal besar. Itu tidak sepenuhnya benar. Karena :

  • beberapa produk reksadana pada saat ini sudah bisa orang miliki dengan modal awal hanya dengan beberapa ratus ribu rupiah.
  • Koin emas bisa kita miliki dengan nilai awal 5 gram.

Kalau gaji Anda terbatas, untuk berinvestasi dan memiliki harta produktif tidak selalu harus yang mahal. Yang terpenting mulailah berinvestasi dan memiliki harta produktif.

b. Bisnis

Banyak orang menyisihkan gaji setiap bulan untuk dijadikan modal bisnis. Tidak semua bisnis memerlukan modal besar. Beberapa orang mengaku tidak membutuhkan modal besar ketika memulai bisnis.

Bisnis yang bergerak di bidang jasa sering kali tidak membutuhkan modal besar. Kecuali untuk sejumlah peralatan kantor sederhana yang bisa kita beli dengan menyisihkan sebagian kecil dari gaji selama enam bulan.

Bisnis adalah salah satu jenis aset produktif yang bisa kita miliki. Masalahnya sekarang, ada banyak orang bisa menyisihkan gaji untuk modal bisnis, tapi masih saja takut memulai. Kita tidak akan pernah tahu bagaimana sebuah bisnis bisa berjalan kecuali kita memulainya.

Kita mempunyai kendala waktu? Maka jangan lakukan saat jam kerja. Banyak orang bisa memulai bisnis dengan berpartner atau menyerahkan pengelolaannya kepada orang lain.

Orang lain itulah yang menjalankan bisnisnya, sementara orang yang mempunyai modal bisa tetap mencurahkan waktu untuk pekerjaannya. Sekali lagi, ini memang bukan pekerjaan gampang, tapi kita tidak akan tahu kalau tidak mencoba.

c. Harta yang Disewakan

Sebuah harta konsumtif, bila kita menyewakannya dan bisa mendapatkan uang dari situ. Maka harta yang kita sewakan merupakan salah satu jenis aset produktif.

Harta apa saja yang bisa kita sewakan? Banyak. Misalnya seperti :

  • Motor bisa kita sewakan secara bulanan untuk ojek.
  • Sebuah rumah bisa kita sewakan kepada keluarga muda yang belum mampu membeli rumah sendiri.
  • Mobil bisa kita sewakan kepada tamu hotel atau turis yang ingin melakukan perjalanan dalam kota dan membutuhkan transportasi.
  • Bahkan, kita bisa membuat gerobak nasi goreng untuk kita sewakan secara harian kepada penjual nasi goreng.

Apa yang bisa kita lakukan sekarang dengan gaji kita adalah mencoba menyisihkannya. Kita bisa menyisihkan sedikit demi sedikit agar dapat memiliki harta / aset yang kelak bisa kita sewakan.

Bahkan, kalau mau, jika beberapa dari harta tersebut sudah kita miliki di rumah dan kebetulan tidak terlalu sering kita pakai, bisa kita sewakan.

Contoh paling mudah adalah :

  • komputer di rumah bisa juga kita jadikan bagian dari usaha rental komputer kita,
  • motor yang bisa kita ojekkan,
  • dan lainnya.

d. Barang Ciptaan

Barang Ciptaan adalah salah satu jenis aset produktif yang bisa kita buat sendiri. Banyak orang bisa membuat sesuatu, memproduksinya secara massal (entah dengan modal sendiri atau modal orang lain), menjualnya dan mendapatkan royalti.

Royalti adalah penghasilan yang umumnya kita terima terus-menerus dari penjualan barang atau sesuatu yang sifatnya ciptaan. Contoh sederhana Barang Ciptaan adalah buku.

Kita menulis buku, kemudian kita datang ke penerbit. Penerbitlah yang akan memproduksinya secara massal dengan uang mereka. Sebagai pengarang, kita akan menerima royalti yang besarnya sekian persen dari setiap buku yang terjual.

Contoh lain adalah album lagu. Kita bisa merekam suaranya. Lalu mengirimkan rekaman tersebut ke perusahaan rekaman. Dan kalau mereka suka rekaman lagu kita akan perusahaan rekaman produksi secara massal.

Saatnya kita berpikir dan menciptakan sendiri Barang Ciptaan yang tepat. Prinsip-prinsipnya, Barang Ciptaan umumnya kita buat dengan keahlian tertentu. Dan biasanya hanya membutuhkan sedikit dari gaji kita tiap bulan. Misalnya ketika menulis buku, kita membutuhkan komputer yang pembeliannya dari gaji.

Demikian informasi seputar jenis aset produktif bagi seorang karyawan, semoga artikel kali ini bermanfaat buat Anda. Kami berharap postingan karyawan bisa kaya ini kalian bagikan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Add comment

Jasa Backlink

Berikut niche untuk jasa Backlink berupa Content Placement (CP) atau Guest Post di website kami ini :

Bisnis | Fashion | Gadget | Gaya Hidup | Kecantikan | Kesehatan | Kuliner | Motivasi | Otomotif | Pendidikan | Properti | Religi | Teknologi | Wisata | Jasa & Layanan | Olahraga | Hiburan | Finance | Makanan & Minuman (Kuliner) | Keuangan | Gagdet | Herbal | Musik | Seni | Buku | Interior | Movie | Traveling | Game | Programing | Hobi

Selengkapnya langsung kontak kami di sini

Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.