Bisnis Kerajinan Daun Kelapa Pendulang Rupiah

Mau membuka industri kreatif sendiri dari daun kelapa? Bila iya, Anda bisa mulai dengan menjalankan bisnis kerajinan daun kelapa. Untuk selengkapnya mengenai industri kreatif berupa kerajinan daun kelapa bisa bisa simak artikel ini.

Bisnis Kerajinan Daun Kelapa

Kerajinan Daun Kelapa

Dari dulu kala daun kelapa emang sudah orang manfaatkan buat berbagai macam keperluan. Namun mungkin baru “Citra Alami” yang memanfaatkannya sebagai bahan baku untuk berbagai produk kerajinan.

Semua orang mengakui pohon kelapa adalah tumbuhan multi guna. Nyaris semua bagian tanaman mulai dari akar hingga pucuk pohon mempunyai manfaat sendiri-sendiri. Demikian pula daunnya, sudah sejak jaman dahulu orang pakai untuk berbagai keperluan.

Daun kelapa yang masih muda atau Janur sering orang gunakan sebagai bahan penghias dalam upacara atau acara perhelatan. Khususnya oleh masyarakat tradisional. Pada setiap lebaran merasa kurang afdhol apabila hidangan di atas meja tidak dilengkapi nasi dibungkus ketupat dari daun kelapa.

Usaha Kerajinan Daun Kelapa

Akan tetapi pengusaha yang memakai daun kelapa kering untuk ia jadikan aneka barang kerajinan seperti yang Dwi Arianti lakukan. Perajin asal Bantul ini mulai 1998 lalu memperkenalkan produk-produk bisnis kerajinan daun kelapa, seperti :

  • kotak tisu,
  • tempat pensil,
  • penjepit kertas,
  • bingkai foto,
  • kotak set,
  • miniatur rumah joglo,
  • kotak tempat sampah,
  • bantal,
  • guling,
  • dan lain-lain.

Padahal seperti orang tuturkan, bisnis kerajinan daun kelapa tersebut pada awalnya ia jalani secara tidak sengaja. Ketika terjadi krisis moneter dan menimbulkan gelombang PHK.

Mantan karyawati perusahaan boneka itu menjadi salah satu korbannya sehingga terpaksa pulang ke kampung halaman. Saat itulah awal timbulnya gagasan untuk memanfaatkan daun kelapa sebagai bahan baku produk seni.

Bagai pucuk dicinta ulam tiba, saat ide tersebut ia sampaikan kepada bekas teman-teman sepermainannya, segera mendapat sambutan positif. Dengan mengumpulkan modal sekitar Rp 800 ribu akhirnya berdirilah Citra Alami hingga sekarang.

Saat ini Dwi Arianti fokus mengurus produksi dibantu oleh 7 orang karyawan tetap dan beberapa karyawan paruh waktu. Pada waktu banyak order jumlahnya bahkan bisa mencapai 25 orang.

Saat ini kapasitas produksi, untuk jenis produk yang mudah seperti place mate dapat mencapai 4 ribu buah per bulan. Sedangkan buat produk yang susah semisal round set, bantal atau guling, dalam sebulan mampu menghasilkan 100 set. Harga masing-masing unit berkisar mulai Rp 3.500 – Rp 150.000.

Jadi sebagian besar unit merupakan desain umum yang telah ada di pasaran, cuma material pembungkusnya saja ia ganti daun kelapa. Ada juga pemesan yang membawa desain sendiri dan kita yang membuatnya.

Pembuatan Kerajinan Daun Kelapa

Dwi Arianti menjelaskan, teknik pembuatan kerajinan dari serat daun atau meterial alami lainnya telah banyak ia gunakan. Karena itu ia enggan bersaing dengan para pemain yang sudah lama sehingga memilih material dari daun kelapa.

Alasan ia bisnis kerajinan daun kelapa karena masih jarang pengrajin yang memakai bahan tersebut. Bahan bakunya juga murah. Selama ini daun kelapa kering masih orang anggap sampah, sebab umumnya hanya lidi saja yang orang pakai sementara lembaran daunnya cuma mereka buang.

Kerajinan daun kelapa merupakan kerajinan dengan meterial pembungkusnya dari daun kelapa. Melihat hasilnya, sepintas orang akan langsung bisa menebak bahan pembuatannya. Meskipun tampak sederhana tetapi justru itulah letak keunikannya.

Bahan rangkanya adalah kertas karton. Lalu tambah dengan bahan-bahan pembantu berupa kain puring, blaco serta memakai lem, baik lem putih maupun kuning.

Proses pembuatannya, daun kelapa ia seleksi yang benar-benar kering dari pohon dan ia pilih yang utuh. Sesudah di-mal dengan ukuran tertentu, selanjutnya ia panaskan dan ia anyam. Lembaran anyaman itu nantinya akan ia pakai buat melapisi kerangka produk bisnis kerajinan daun kelapa yang ia buat.

Pada perkembangan berikutnya daun kelapa ia kombinasi dengan daun lontar yang warnanya kuning cenderung putih. Sehingga hasilnya yaitu warna selang-seling antara daun kelapa dan lontar dengan motif seperti papan catur.

Meskipun terbilang unik namun ia akui produk tersebut tidak serta-merta memperoleh pasar bagus. Penyebab utamanya boleh jadi karena relatif baru sehingga produknya kurang terkenal. Sementara itu, kesempatan melakukan promosi terbatas akibat masih mengalami kendala permodalan.

Pemasaran Kerajinan Daun Kelapa

Sejak memulai produksi, strategi marketing ia tempuh dengan jalan menawarkan produk bisnis kerajinan daun kelapa tersebut ke outlet-outlet, via internet. Citra Alami juga pernah beberapa kali mendapatkan kesempatan mengikuti pameran.

Meskipun fasilitas yang diberikan oleh pemerintah cukup banyak, tetapi seperti dikatakannya, tetap dirasa kurang memadai.

Karena belum memiliki pasar sendiri, hingga saat ini produksi yang dilakukan Dwi dan teman-temannya sebagian besar masih mengandalkan datangnya pesanan. Pembeli biasanya melakukan order produk untuk kemudian dijual ke luar negeri.

Ini jadi satu bukti bahwa sebenarnya kerajinan tersebut cukup laku khususnya di mancanegara. Sebetulnya dilihat dari jenis produk, maka semuanya sudah tersedia di pasaran. Namun konsumen jadi tertarik karena menganggap bahannya berasal dari material yang di luar kebiasaan.

Maka, kerajinan daun kelapa ini tetap menyisakan harapan bahwa suatu waktu bisa maju dan berkembang. Apa lagi mereka memiliki keyakinan usaha mereka ini dapat menjadi salah satu pilot project usaha lain di luar pertanian.

Karena menurut mereka, selama ini warga di sekitar yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian semakin sulit untuk memperoleh penghasilan yang cukup.

Analisa Bisnis Kerajinan Daun Kelapa

Berikut analisis bisnis kerajinan daun kelapa ini dengan asumsi omset produksi 1000 unit@ Rp 20.000 per bulan:

Modal Usaha Rp 800.000
Upah Pegawai (10 orang) Rp 7.000.000
Biaya Operasional Rp 3.000.000
Total Pengeluaran Rp 10.800.000
Penjualan Rp 20.000.000
Keuntungan Kotor Rp 9.200.000

Baca juga : Berdagang Siomay Kreasi Masa Kini

Sekian informasi terkait dengan bisnis kerajinan daun kelapa pendulang rupiah, kami harap post ini berguna untuk Anda. Kami berharap post Sukses Membangun Industri Kreatif ini kalian share agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Leave a Reply

Affiliate Marketing Internet Entrepreneur Jualan Online SEO Situs Jualan Situs Klik Traffic Generation Website
Pola Hypnotic Closing
Pola Hypnotic Closing bagi Penjual Online Pemula
Strategi Viral Marketing
Strategi Viral Marketing untuk Mempromosikan Bisnis Online
Rekening Online Paypal
Rekening Online Paypal Alat Pembayaran Global

Hobi

Hewan Peliharaan Koleksi Liburan Olahraga Otofun Seni

Hunian

Bangunan Furniture Kebun dan Tanaman Rumah Tempat Tinggal

Menarik

Kecantikan Kesehatan Motivasi dan Inspirasi Parenting Tips Lainnya Tips Pendidikan

Rumah Tangga

Belanja Fashion Ide Kreatif Peralatan Perlengkapan Tips Rumahan
Meningkatkan Fungsi Otak
Meningkatkan Fungsi Otak secara Alami dengan Berpuasa
Mengurangi Lemak Tubuh
Mengurangi Lemak Tubuh secara Alami dengan Puasa
Manfaat Puasa bagi Manusia
Manfaat Puasa bagi Manusia yang Perlu Diketahui
Menurunkan Berat Badan
Menurunkan Berat Badan lewat Puasa
Vitamin C bagi Ibu Hamil
Pentingnya Vitamin C bagi Ibu Hamil dan Janin
Bahayanya Kotoran Lalat
Bahayanya Kotoran Lalat bagi Kesehatan Manusia
Bahaya Minum Kopi Saat Menyusui
Bahaya Minum Kopi Saat Menyusui
Pentingnya Air dan Oksigen
Pentingnya Air dan Oksigen Bagi Tubuh Manusia

Fauna

Fakta Hewan Hewan Fantastis Hewan Langka Hewan Legenda Hewan Paling Hewan Prasejarah

Sains

Alam Fakta Makanan Flora Manusia Semesta

Sosial

Bangunan Paling Fakta Negara Kehidupan Prasejarah Sejarah Seni Budaya Paling Tokoh

Teknologi

Gadget Komputer
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Minat Khusus Seni Budaya Wisata Alam Wisata Religi Wisata Sejarah
Kampung Dinoyo
Kampung Dinoyo Bertumbuh Berkat Keteguhan Pengrajin
Pintu Gua Sigolo-Golo
Pintu Gua Sigolo-Golo bagai Hamparan Surga
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit sebelah Selatan