Kategori Investasi Financial Assets Yang Perlu Anda Tahu

Apakah Anda saat ini memiliki dana yang belum tahu mau Anda gunakan untuk apa! Bila iya Anda bisa menggunakan dana tersebut untuk investasi financial assets. Namun sebelum melakukan investasi Anda harus tahu lebih dulu kategori investasi financial assets atau investasi keuangan.

Kategori Investasi Financial Assets

Jenis Investasi Keuangan

Investasi ini dilakukan pada aktiva bersifat keuangan baik di perbankan, pasar uang, dan pasar modal. Risiko investasi ini umumnya lebih tinggi dari investasi riil. Karena investor hanya akan mendapatkan surat bukti misalnya sertifikat reksadana atau pencatatan sebagai pemegang saham.

Instrumen investasi ini terbagi pada dua kategori berdasarkan lamanya masa berlakunya :

a. Investasi di Perbankan / Pasar Uang

Instrumen aktiva keuangan yang kurang dari 1 tahun yang Pasar Uang / perbangkan perdagangkan. Investasi ini dengan menggunakan jasa-jasa bank atau membeli produk-produk dari bank.

Instrumen dari kategori investasi financial assets / aset finansial yang pasar uang atau perbankan jual seperti :

  • Sertifikat Bank Indonesia (SBI),
  • NCD,
  • Commercial Paper,
  • Tabungan,
  • Deposito,
  • dan sebagainya.

b. Investasi di Pasar Modal

Instrumen yang bersifat jangka panjang pasar modal perdagangkan (biasanya berupa efek). Sepertinya perorangan, perusahaan juga dapat menggunakan kelebihan dananya untuk membeli efek atau surat-surat berharga (securities).

Tujuan pembelian efek adalah :

  • Menjaga likuiditas, merupakan investasi sementara (temporary investment) dan tergolong dalam aktiva lancar.
  • Pendapatan dari dana yang kita tanamkan dalam efek yang merupakan investasi jangka panjang dan bukan kelompok aktiva lancar. Namun masuk dalam golongan aktiva tersendiri yang sering disebut permanent investment.

Instrumen dari kategori investasi financial assets yang pasar modal perdagangkan seperti :

1. Saham

Investasi saham yaitu investasi dengan cara membeli saham dari perusahaan langsung atau melalui sekuritas.

2. Derivatif Saham

Investasi derivatif merupakan bagian dari investasi saham. Derivatif adalah kontrak yang menyatakan klaim legal terhadap nilai turunan dari efek (aset) utama, yang belum investor miliki.

Ada dua jenis derivatif penting yaitu :

1) Opsi (Options)

Opsi adalah surat berharga yang memberikan kesempatan bagi investor untuk membeli surat berharga lain atau kekayaan dengan harga tertentu selama jangka waktu tertentu.

Pembeli opsi tidak dijamin hasilnya. Bahkan bisa kehilangan seluruh jumlah yang mereka investasikan. Baik karena tidak cukup menarik untuk mereka gunakan ataupun karena jangka waktunya habis.

Ada beberapa jenis opsi pada investasi yaitu :

(1) Call Option dan Put Option

Kontrak yang memberikan hak (bukan kewajiban) kepada pemegang kontrak untuk membeli (call option) atau menjual (put option) suatu aset tertentu. Dengan harga tertentu (strike price / exercise price) dalam jangka waktu tertentu.

Jangka waktunya antara 1 – 9 bulan dan harga saham pada saat dikeluarkan put dan call ditentukan mendekati harga saham. Kemanfaatan put apabila investor mengantisipasi turunnya harga sedangkan call apabila investor mengharapkan kenaikan harga saham.

(2) Warran

Salah satu bentuk opsi, dimana asetnya berbentuk saham yang diterbitkan oleh perusahaan. Biasanya warrant diterbitkan bersama obligasi. Sebagai bonus karena membeli obligasi atau sebagai pemanis / sweetener penerbitan obligasi. Warran diterbitkan dengan tujuan agar pemodal tertarik membeli obligasi atau saham yang diterbitkan emiten.

Misal :

Pada saat tingkat bunga bank tinggi, emiten yang ingin menerbitkan obligasi tidak mampu memberikan bunga yang tinggi, tetapi kalau bunga obligasi rendah kemungkinan tidak laku. Supaya obligasi berbunga rendah itu menarik minat pemodal, maka obligasi disertai warran.

(3) Right

Opsi untuk membeli sebagian dari suatu surat saham biasa dengan harga tertentu selama jangka waktu tertentu (paling lama 2 – 3 bulan).

Contoh:

Hak untuk membeli 1 saham dengan harga Rp. 10.000 untuk setiap 10 Right yang dimiliki (setiap hak = 1/10 surat saham). Kemanfaatannya adalah harga saham yang dapat dibeli dibawah harga pasar.

Perbedaan right dengan waran

  • Harga saham pada saat dikeluarkan warrant lebih tinggi dari harga pasar.
  • Setiap warrant memberi hak membeli 1 atau lebih (bukan sebagian) surat saham.
  • Jangka waktunya jauh lebih panjang bahkan bisa tidak terbatas.
2) Futures (Kontrak Berjangka)

Kontrak berjangka antara dua pihak yang menyetujui untuk melakukan transaksi jual / beli atas suatu aset (komoditas pertanian, finansial) dengan harga tertentu pada suatu waktu tertentu di masa datang.

Pihak tersebut yaitu :

  • Pihak pembeli (pemegang long position)
  • Pihak penjual (short position).

Investasi ini umumnya untuk melakukan hedging (lindung nilai) atau pengurangan risiko.

3. Right Issue (bukti right)

Right issue merupakan hak pemodal membeli saham baru yang emiten keluarkan. Karena merupakan hak, maka pemodal tidak terikat harus membelinya. Alat investasi ini merupakan produk turunan dari saham.

Kebijakan right issue merupakan upaya emiten untuk menambah saham beredar, guna menambah modal perusahaan. Dengan mengeluarkan saham baru berarti pemodal harus mengeluarkan uang untuk membeli saham yang berasal dari right issue, kemudian uang ini akan masuk ke dalam perusahaan.

Contoh: PT X melakukan right issue 2:1 artinya setiap pemegang 2 saham PT X berhak membeli 1 saham baru PT X (hasil right issue)

4. Future Trading

Investasi berupa jaminan dari penjual untuk menyerahkan komoditi, valuta asing atau instrument finansial dengan harga tertentu pada tanggal tertentu. Jadi Future trading bisa kita sebut juga perdagangan komoditi dan finansial berjangka.

5. Dana Bersama (Mutual Fund)

Investasi reksa dana atau dana bersama yaitu investasi dengan menyetorkan sejumlah dana di perusahaan manajemen investasi (Mutual Fund). Dana bersama jadi salah satu pilihan investasi keuangan yang dapat Anda ambil. Khususnya bila Anda tak punya banyak modal, waktu dan keahlian untuk melakukan perhitungan risiko investasi.

Perancangan reksa dana memang sengaja sebagai sarana untuk menghimpun dana masyarakat. Yaitu masyarakat yang memiliki modal dan keinginan melakukan investasi tapi memiliki pengetahuan terbatas.

Bukan hanya itu, reksadana pun kita harapkan dapat meningkatkan peran pemodal lokal supaya dapat melakukan investasi di pasar modal Indonesia. Pada dasarnya, reksadana jadi wadah untuk menghimpun dana masyarakat dan Mutual Fund pakai untuk melakukan investasi.

Perusahaan yang menginvestasi dalam diversifikasi portofolio surat berharga. Dana menjual saham kepada investasi yang memperoleh bunga dalam portofolio surat berharga yang dana miliki.

Umumnya dana bersama atau reksadana mengeluarkan dan membeli kembali saham sesuai permintaan. Dengan harga yang mencerminkan nilai proporsional portofolio pada saat transaksi.

6. Investasi Perisai Pajak

Investasi Perisai Pajak (tax-sheltered investment) merupakan investasi yang memberikan keuntungan pajak tertentu. Contoh: bunga dari obligasi tidak terkena pajak dan hanya 40% dari capital gains jangka panjang yang terkena pajak.

Kemanfaatannya karena tingkat pajak penghasilan bisa mencapai 50%, maka investasi ini member hasil bersih setelah pajak yang lebih tinggi dari investasi lainnya.

7. Obligasi

Pilihan investasi keuangan yang lainnya yaitu obligasi. Investasi obligasi adalah investasi dengan cara membeli surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan.

Obligasi adalah surat hutang jangka menengah sampai jangka panjang yang dapat kita pindahtangankan. Obligasi berisi janji dari pihak yang nantinya akan membayar imbalan. Imbalan ini berupa bunga di periode tertentu.

Ada berbagai macam jenis obligasi ini, seperti obligasi :

  • Pemerintah
  • Korporasi
  • Ritel
8. Valuta Asing

Investasi valuta asing merupakan investasi yang kita lakukan dengan cara membeli produk-produk yang tersedia di pasar modal.

Sudah Tahu Kategori Investasi Financial Assets?

Setelah membaca artikel ini, kami harap Anda sudah paham dan tahu apa saja jenis investasi keuangan. Namun sebagai pengingat, berikut beberapa kategori investasi financial assets :

a. Investasi di Perbankan / Pasar Uang

  • Sertifikat Bank Indonesia (SBI),
  • NCD,
  • Commercial Paper,
  • Tabungan,
  • Deposito,
  • dan sebagainya.

b. Investasi di Pasar Modal

  1. Saham
  2. Derivatif Saham
  • Opsi (Options)
  • Futures (Kontrak Berjangka)
  1. Right Issue (bukti right)
  2. Future Trading
  3. Reksadana
  4. Investasi Perisai Pajak
  5. Obligasi
  6. Valuta Asing (Valas)

Sekian informasi berkaitan dengan Kategori Investasi Financial Assets, kami harap post ini membantu Anda. Kami berharap artikel jenis investasi ini disebarluaskan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Leave a Reply

Marketplace Penghasilan Online Rekening Online SEO Traffic Generation Website
Tips Memilih Hosting Berkualitas
Tips Memilih Hosting Berkualitas dan Terbaik untuk Website
Domain dan Hosting
Seluk Beluk Domain dan Hosting yang Perlu Anda Ketahui
Peta Internet Marketing
Peta Internet Marketing secara Garis Besar

Hobi

Hewan Peliharaan Koleksi Liburan Olahraga Otofun Seni

Hunian

Bangunan Furniture Kebun dan Tanaman Rumah Tempat Tinggal

Menarik

Kecantikan Kesehatan Motivasi dan Inspirasi Parenting Tips Lainnya Tips Pendidikan

Rumah Tangga

Belanja Fashion Ide Kreatif Peralatan Perlengkapan Tips Rumahan
Nabi yang Diutus di Palestina
Nabi yang Diutus di Palestina Negeri Para Anbiya
Mengurangi Lemak Tubuh
Mengurangi Lemak Tubuh secara Alami dengan Puasa
Manfaat Puasa bagi Manusia
Manfaat Puasa bagi Manusia yang Perlu Diketahui
Menurunkan Berat Badan
Menurunkan Berat Badan lewat Puasa
Jenis Bahan Kain Tekstil dalam Industri Fashion
Program Kejar Paket A Setara SD
Jenjang Pendidikan Dasar di Indonesia Saat Ini
Harga Cash dan Kredit Berbeda, Bolehkah?

Fauna

Fakta Hewan Hewan Fantastis Hewan Langka Hewan Legenda Hewan Paling Hewan Prasejarah

Sains

Alam Fakta Makanan Flora Manusia Semesta

Sosial

Bangunan Paling Fakta Negara Kehidupan Prasejarah Sejarah Seni Budaya Paling Tokoh

Teknologi

Gadget Komputer
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Minat Khusus Seni Budaya Wisata Alam Wisata Religi Wisata Sejarah
Kampung Dinoyo
Kampung Dinoyo Bertumbuh Berkat Keteguhan Pengrajin
Pintu Gua Sigolo-Golo
Pintu Gua Sigolo-Golo bagai Hamparan Surga
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit sebelah Selatan