Anda mau investasi di pasar komoditas / komoditi? Bila iya sebelum melakukannya, Anda perlu menyimak beberapa hal terkait jenis investasi ini.

Definisi Investasi Komoditas
Investasi komoditas bisa jadi alternatif pilihan saat ini, karena prospek ke depannya masih sangat menjanjikan. Anda dapat ketiban untung dengan investasi komoditas.
Karena, harga komoditas saat ini sedang naik. Bahkan para ahli memprediksi harganya masih akan tinggi sampai tahun depan. Artinya, masih ada kesempatan cuan / uang.
Lalu apa itu investasi komoditas? Investasi komoditas merupakan kegiatan penanaman modal pada produk atau barang dasar yang bisa investor perdagangkan. Atau bisa investor tukarkan dengan barang lain yang punya nilai sepadan.
Sebetulnya investasi komoditas telah berlangsung sejak lama, jauh sebelum ada investasi saham dan obligasi. Komoditas dari sebuah bisnis jadi sarana investasi populer dan menguntungkan.
Beberapa komoditas tradisional, antara lain :
- emas,
- karet,
- kakao,
- minyak,
- gas alam, dan
- daging sapi.
Tapi ada komoditi yang diperdagangkan di bursa berjangka, yakni produk keuangan. Misalnya seperti
- indeks, dan
- mata uang asing (valuta asing / valas).
Untung Rugi Investasi Komoditas
Inilah keuntungan dan kerugian investasi komoditas :
Keuntungan
1. Melindungi dari dampak inflasi
Biasanya permintaan komoditas cenderung tinggi bila inflasi meningkat, sehingga mendorong kenaikan harga komoditas. Dan bila dolar AS melemah, maka harga komoditas akan naik.
2. Memaksimalkan keuntungan
Harga komoditas berfluktuasi. Di mana tahun lalu murah, tahun ini melonjak. Sehingga investor bisa memaksimalkan keuntungan. Misalnya beli saham emiten di saat harga komoditas turun, lalu menjualnya waktu sedang tinggi.
Kerugian
1. Fluktuasi lebih tinggi
Fluktuasi komoditas lebih tinggi daripada jenis investasi lain. Investor komoditi berjangka harus lebih berhati-hati, karena pasti ada spekulasi yang berdampak pada kinerja kontrak. Sehingga investor perlu mengelola risiko ini sendiri.
2. Resiko geopolitik
Ada risiko geopolitik yang harus investor hadapi. Terutama bila investasi komoditas langsung yang berorientasi pada ekspor. Karena, ini menyangkut antar negara dengan aturan yang sangat ketat.
Jenis Investasi Komoditas
Berikut jenis investasi komoditas yang bisa jadi pilihan Anda meraup cuan :
a. Komoditas Pertanian
Investasi komoditas pertanian merupakan kegiatan penanaman modal pada produk hasil :
- kehutanan;
- peternakan;
- tanaman pangan, seperti :
- padi,
- jagung,
- umbi-umbian, dan
- kacang-kacangan;
- perkebunan, berupa :
- teh,
- tebu,
- kopi,
- karet,
- coklat,
- cengkeh,
- tembakau,
- kelapa sawit,
- dan yang lainnya;
- perikanan budidaya dan tangkap, seperti :
- udang,
- lobster,
- rumput laut,
- dan lain sebagainya;
- tanaman hortikultura sayuran dan buah-buahan, meliputi :
- jeruk,
- pisang,
- manggis,
- cabai-cabaian,
- bawang merah,
- dan sebagainya.
b. Komoditas Pertambangan
Investasi komoditas pertambangan yaitu kegiatan penanaman modal pada barang atau produk yang dikeruk (eksplorasi dan/atau eksploitasi) dari perut bumi. Dan barang ini punya nilai jual tinggi.
Hasil dari aktivitas pertambangan adalah berupa logam dan energi. Dan hasil tambang logam meliputi :
- logam mulia, di antaranya :
- emas,
- perak,
- platinum,
- palladium,
- dan lainnya.
- logam industry, seperti :
- besi,
- nikel,
- bauksit,
- mangan,
- tembaga,
- aluminium,
- dan lainnya.
Emas merupakan instrumen paling aman dan bebas dari risiko inflasi. Bila Anda mau investasi emas yang menguntungkan maka harus memperhatikan faktor penyebab kenaikan dan penurunan harganya. Misalnya :
- jika dolar AS melemah, maka harga emas akan naik dan sebaliknya.
- permintaan naik, maka harga emas ikut terkerek.
c. Komoditas Energi
Investasi komoditas energi yaitu kegiatan penanaman modal pada barang atau produk energi, seperti :
- gas alam,
- batu bara,
- minyak bumi,
- dan yang lainnya.
Tapi perlu investor ingat, harga komoditas hasil tambang ini sangat fluktuatif. Misalnya harga minyak mentah yang dipengaruhi penawaran dan permintaan.
Di mana semakin tinggi permintaan, maka harga minyak mentah cenderung naik. Sebaliknya, bila permintaan berkurang, penawaran tetap, terjadi penurunan harga.
Cara Investasi di Pasar Komoditas
Pilihan berinvestasi di pasar komoditi / komoditas bisa investor lakukan melalui beberapa cara, yaitu :
a. Investasi Komoditas Langsung (IKL)
IKL yaitu investasi secara fisik. Biasanya cara investasi ini memerlukan modal besar. Misalnya Anda memiliki tambang batu bara. Kemudian melakukan penjualan di dalam dan luar negeri atau ekspor.
b. Investasi Komoditas Tidak Langsung (IKTL)
Untuk IKTL modalnya tak perlu sampai jutaan rupiah. Cara IKTL yaitu dengan membeli :
- saham di perusahaan komoditas, atau
- reksadana saham yang dananya ditempatkan pada saham berbasis komoditas.
Contoh membeli saham :
- emiten batu bara, seperti :
- ADRO,
- PTBA,
- ITMG,
- INDY, atau
- perusahaan yang bergerak di sektor komoditas.
Tips :
Investor bisa membeli saham dari sektor komoditas saat harga komoditas sedang turun. Karena pastinya harga saham ikut murah, lalu simpan.
Begitu harga komoditas naik dan harga saham meningkat, bisa langsung investor jual. Investasi komoditas akan membawa investor pada kesuksesan jika memakai strategi yang tepat.
Demikian info terkait dengan investasi di pasar komoditas dan caranya, semoga artikel kali ini berguna buat kalian. Mohon post jenis investasi ini kalian viralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.




Add comment