Apakah Anda mau berinvestasi dalam produk properti? Bila iya Anda perlu menyimak pembahasan memulai investasi properti yang tepat agar mendapat untung hingga selesai. Simak dengan cermat agar mendapatkan pencerahan.

Pengertian Investasi Properti
Property merupakan salah satu jenis investasi yang menjanjikan keuntungan / profit besar. Apalagi konsep / skema property syariah yang saat ini sedang trend. Hal ini terlihat dari harga properti yang selalu / cenderung naik setiap tahun.
Untuk Anda yang memiliki dana nganggur, segeralah berinvestasi properti sejak dini. Semakin menunda, harga properti semakin mahal. Akhirnya kian sulit mengejar kenaikan tersebut dan membuat Anda kehilangan kesempatan investasi properti.
Investasi dalam produk properti yaitu pembelian properti atau real estate dengan tujuan memperoleh keuntungan melalui aktivitas :
- penjualan kembali properti di masa depan,
- usaha penyewaan,
- atau keduanya.
Jadi, tidak dibeli sebagai tempat tinggal pembelinya.
Investasi properti bisa termasuk investasi jangka panjang atau jangka pendek yang bisa dimiliki perorangan maupun instansi / badan usaha. Investasi properti sering disebut rumah kedua. Rumah pertama digunakan untuk ditinggali, sedangkan rumah kedua sebagai investasi.
Namun tidak semua menggunakan cara seperti itu. Bisa juga seseorang membeli rumah kedua. Misalnya vila di salah satu destinasi wisata sebagai tempat menginap bila sedang berlibur di wilayah tersebut.
Dengan kata lain, itu bukan investasi properti. Tetapi untuk kepentingan pribadi. Properti bukan dijadikan sebagai sumber pendapatan.
Harga Properti Cenderung Naik
Jika saat ini Anda memiliki properti yang dihargai dengan harga tertentu, tahanlah beberapa lama dan jangan keburu dijual. Properti ini seperti sebidang tanah atau bangunan (rumah, ruko, gedung perkantoran).
Di masa yang akan datang harganya akan melonjak tajam, apalagi bila lokasinya ada di tengah perkotaan. Inilah sebabnya properti menjadi salah satu sarana investasi.
Untuk memahami mengapa properti harganya tiap tahun terus naik sangatlah sederhana. Karena hukum permintaan dan penawaran. Setiap hari selalu ada bayi yang lahir yang jumlahnya lebih banyak dari orang yang meninggal. Selain itu setiap hari ada saja orang yang menikah.
Kejadian-kejadian itu mengakibatkan populasi penduduk semakin padat sedangkan luas bumi tak pernah bertambah. Padahal setiap orang ingin mandiri, berkeluarga, memiliki anak dan memiliki rumah sendiri. Begitu seterusnya.
Persediaan yang terbatas sementara permintaannya tak terbatas menyebabkan harga tanah dan bangunan akan melonjak tinggi setiap hari. Lalu, pertanyaannya adalah apakah properti selalu naik harganya sepanjang tahun?
Jika keadaan normal, dalam arti situasi keamanan dan politik stabil, maka jawabannya ya. Harap diketahui bahwa ada beberapa jenis usaha yang justru booming ketika situasi keamanan dan politik tidak stabil.
Contohnya perusahaan penerbangan. Semakin kacau sebuah negara maka semakin banyak orang yang ingin mengungsi secepatnya. Tak heran ketika terjadi kerusuhan Mei 1998, banyak usaha penerbangan, termasuk tour and travel, panen uang.
Properti tidak selalu menjadi sarana investasi yang menguntungkan jika kestabilan politik dan keamanan tidak terjamin. Selain itu properti memiliki tingkat likuiditas yang rendah.
Menjual sebuah rumah bukan hal yang mudah, apalagi yang harganya di atas ratusan juta. Likuiditasnya bisa ditingkatkan asal rumah itu dilepas dengan harga yang lebih murah alias jual rugi.
Investasi Property
Sebelum memulai investasi properti yang tepat, Anda perlu mengetahui beberapa aspek investasi properti berikut :
Keuntungan Investasi Properti
Berikut beberapa keuntungan investasi properti yang akan membuat Anda kepincut :
- Tidak tergerus inflasi
- Sebagai passive income
- Dapat dijadikan agunan
- Tak perlu dipantau saban hari
- Anda yang menentukan harga
Kerugian Investasi Properti
Investasi di properti juga punya kerugian atau kekurangan, yaitu antara lain :
- Butuh Modal Besar
- Sulit Menjual Cepat
- Rawan Bencana Sehingga Butuh Proteksi
Contoh Investasi Properti
Investasi properti sebetulnya dibedakan menjadi beberapa jenis. Seperti perumahan, komersial, dan properti campuran (komersial dan residensial atau perumahan).
Berikut contoh investasi properti berdasarkan jenisnya :
- Vila
- Ruko
- Tanah
- Kantor
- Rumah
- Gudang
- Apartemen
- Townhouse
- Kondotel atau kondominium hotel
Cara Investasi Properti
Investasi properti harus Anda lakukan dengan baik dan benar supaya dapat berjalan mulus, serta mendapatkan hasil yang maksimal. Ini tiga cara investasi properti yang bisa Anda coba :
- Online
- Flipping
- Sistem Sewa
Tips Investasi Property Paling Aman
Berikut beberapa tips yang perlu Anda cermati saat akan berinvestasi / membeli properti. Khususnya bagi Anda yang baru membeli properti / rumah untuk pertama kali.
Persiapkan Dana
Properti (tanah, rumah, dan lainnya) terkadang jadi tujuan di masa datang yang harus Anda siapkan. Bila tujuan ini merupakan salah satu pos pengeluaran dana masa mendatang yang juga menjadi keinginan, maka Anda perlu mempersiapkan dananya.
Ada dua alternatif dalam mempersiapkan dana masa depan untuk beli properti, yaitu :
a. Menabung sendiri
Dengan gaji saat ini, Anda dapat menabung sedikit demi sedikit. Ini Anda lakukan agar dapat membeli properti itu dalam beberapa tahun mendatang.
b. Memanfaatkan fasilitas pinjam
1) Bank
Pada saat ini hampir semua bank memberikan fasilitas pinjaman untuk pembelian properti (rumah, dll) yang dapat Anda manfaatkan. Sejumlah bank pada saat ini bahkan bersaing untuk bisa memperoleh nasabah kredit.
2) Perusahaan Pembiayaan
Perusahaan pembiayaan juga banyak memberikan tawaran pembiayaan untuk rumah. Jangan lupa, untuk kredit perumahan, perusahaan pembiayaan saat ini mengungguli bank dalam segi jumlah nasabah.
Hal tersebut bisa terjadi karena proses penyetujuan. Di mana proses penyetujuan atau tidaknya permohonan aplikasi kredit di perusahaan pembiayaan biasanya jauh lebih cepat daripada dengan di bank.
Namun jangan lupa, tentu Anda harus mengembalikan pinjaman tersebut setiap bulan dalam bentuk cicilan pokok dan bunga. Di mana pengembalian tersebut Anda ambil dari gaji bulanan.
Tips Lain
Beberapa tips berinvestasi property lainnya, antara lain :
- Minta brosur
- Siapkan modal
- Cari tipe properti
- Perhatikan lokasi
- Segera ajukan KPR
- Cek kelengkapan fasilitas
- Tentukan tenor pembayaran
- Kontrol pengeluaran bulanan
- Siapkan uang tunai secukupnya
- Perhatikan kredibilitas pengembang
Investasi Properti yang Tepat
Investasi property bukan hal mustahil bagi Anda yang bergaji pas-pasan. Siapapun bisa berkesempatan investasi property tanpa modal atau modal kecil.
Kuncinya adalah belajar. Yaitu belajar memahami seluk beluk investasi properti dan strategi jual beli yang tepat. Sehingga tak melakukan kesalahan yang membuat Anda malah buntung.
Ingin investasi produk properti syariah yang menguntungkan? Langsung hubungi kami saja dengan klik link atau hubungi kontak yang ada.
Sekian informasi mengenai investasi properti yang tepat agar mendapat untung, kami harap post kali ini bermanfaat buat sahabat semua. Tolong artikel sarana investasi riil / asset riil ini Anda bagikan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.




Add comment