Soleh Agus

Pentingnya Memiliki Dana Darurat Pribadi

Apakah Anda sudah menyiapkan dana cadangan atau dana darurat? Bila belum, segeralah untuk memiliki dana darurat pribadi. Bagaimana caranya? Simak artikel SmartFin ini hingga selesai.

Dana Cadangan / Darurat

Dana darurat ini sangat penting karena jika sesuatu hal terjadi pada Anda ataupun keluarga Anda. Maka tidak perlu berpusing ria memikirkan permasalahan mengenai pembiayaan.

Karena kita semua tahu termasuk Anda bahwa suatu kejadian di masa yang akan datang belum ada yang tahu. Oleh karena itu persiapkan dengan sebaik mungkin.

Cara Menyiapkan Dana Cadangan

Mempersiapkan dana darurat dengan mencicil akan memerlukan waktu cukup lama, dan berisiko jika tiba-tiba terjadi kondisi darurat. Namun masih lebih baik, daripada tidak ada kesadaran dan upaya untuk mempersiapkan dana darurat sama sekali.

Untuk menyiapkan dana darurat bisa melalui beberapa cara yaitu :

  1. Jika belum memiliki tabungan dan investasi, maka dana darurat bisa Anda siapkan secara mencicil. Dengan cara menyisihkan dana dari penghasilan bulanan.
  2. Sudah memiliki tabungan dan investasi, tapi belum Anda alokasikan untuk tujuan apa. Maka tabungan atau investasi tersebut dapat Anda dedikasikan sebagai dana darurat yang tidak Anda gunakan untuk tujuan lain.

Berikut sedikit penjelasannya :

a. Cicilan Penghasilan

Dana darurat ini bisa dari penghasilan yang Anda cicil. Sebagai contoh, jika keluarga Anda memiliki penghasilan bersih Rp 15 juta dan sanggup menyisihkan tabungan rutin setiap bulan sebesar Rp 3 juta. Artinya ada 20% tabungan setiap bulan, sehingga pengeluaran bulanan sebesar Rp 12 juta.

Jika keluarga Anda ingin memiliki dana darurat minimum enam kali pengeluaran bulanan atau Rp 72 juta, dengan tabungan Rp 3 juta per bulan, baru akan terkumpul dana darurat sebesar Rp 72 juta dalam 24 bulan atau 2 tahun.

b. Memanfaatkan Bonus Tahunan

Alternatif lain, selain mencicil dari penghasilan bulanan adalah memanfaatkan bonus tahunan yang Anda terima dari perusahaan. Banyak perusahaan memberikan bonus yang mereka kaitkan dengan kinerja karyawannya. Di mana besarannya bisa beberapa kali dari gaji bulanan.

Sambil menunggu bonus tahunan yang akan datang bonus tahunan yang Anda peroleh sekarang Anda gunakan untuk dana darurat. Jadi bukan untuk bersenang-senang atau membeli sesuatu yang sifatnya konsumtif.

c. Sebagian dari Investasi

Jika Anda telah memiliki investasi tapi belum menentukan untuk tujuan apa. Maka sebagian atau seluruhnya dapat Anda cairkan untuk membentuk dana darurat. Namun, harus Anda pertimbangkan waktu pencairannya agar tidak Anda cairkan ketika sedang dalam kondisi merugi (unrealized loss).

Pentingnya Memiliki Dana Darurat Pribadi

Memiliki dana darurat menjadi salah satu prioritas yang harus Anda siapkan, sebelum Anda mulai berinvestasi. Adanya dana darurat bukan hanya mempermudah menghadapi situasi darurat juga akan menjadikan rencana investasi yang kita miliki terlindungi.

Tanpa adanya dana darurat, investasi yang sudah Anda rencanakan dan siapkan, akan mungkin terganggu. Itu sebabnya, bagi keluarga yang ingin mempersiapkan investasi bagi masa depan, jangan lupa menyiapkan dana darurat terlebih dahulu.

Baca juga : Cara Menyiapkan Dana Pensiun

Demikian info proteksi keuangan tentang pentingnya memiliki dana darurat pribadi, semoga bermanfaat.

Referensi : Tribun

Exit mobile version