Spesies Kalajengking paling Mematikan di Dunia

Apakah ada spesies kalajengking paling mematikan yang ada di dunia? Ada beberapa jenis kalajengking yang mematikan di dunia. Mau tahu kalajengking apa saja itu? Simak artikel fakta hewan merayap dan serangga kalajengking ini hingga selesai.

Spesies Kalajengking Paling Mematikan

Spesies Kalajengking paling Mematikan

Kalajengking adalah salah satu hewan yang manusia takuti. Selain sosoknya yang tampak mengerikan, kalajengking juga bisa menyengat dengan racunnya.

Di antara spesies kalajengking yang rata-rata menakutkan, berikut ini adalah spesies-spesies kalajengking yang orang anggap paling berbahaya di dunia.

1. Death Stalker

Death stalker (Leiurus quinquestriatus) terkenal sebagai spesies kalajengking yang memiliki racun paling mematikan daripada spesies kalajengking lainnya. Racun death stalker yaitu campuran dari berbagai racun neurotoksin yang sangat kuat.

Di mana racun tersebut dapat menyebabkan rasa sakit tak tertahankan. Kemudian demam, kejang-kejang, kelumpuhan, koma, dan kematian.

Hewan yang panjangnya bisa mencapai 10 hingga 15 cm ini berasal dari Timur Tengah dan Afrika Utara. Selain sangat beracun, death stalker juga agresif, sehingga berbahaya.

Manusia dewasa yang sehat bisa selamat setelah dapat serangan, asal segera memperoleh perawatan dan pengobatan. Sementara anak kecil, orang tua atau individu yang lemah (seperti punya masalah jantung) berada pada kelompok risiko tinggi jika tersengat kalajengking ini.

2. Arabian Fat-tailed Scorpion

Sebagaimana death stalker, kalajengking (Androctonus crassicauda) ini berasal dari Timur Tengah dan Afrika Utara. Tapi ukurannya hanya sekitar 10 cm dan tak terlalu agresif. Meski begitu, spesies ini peneliti anggap sebagai kalajengking paling beracun di dunia. Nama Androctonus yang memiliki arti “pembunuh manusia”.

Di antara semua spesies Androctonus, kalajengking inilah yang paling berbahaya. Racun yang kalajengking ini miliki sebanding dengan death stalker. Dan spesies ini pun mengakibatkan kematian beberapa orang tiap tahun. Karena itu, para ilmuwan juga sering membandingkan kalajengking ini dengan death stalker yang lebih mematikan.

3. Yellow Fat-tailed Scorpion

Kalajengking (Androctonus australis) ini masuk dalam spesies Androctonus, sehingga juga peneliti anggap kalajengking berbahaya. Racun kalajengking ini tak sekuat death stalker atau Arabian fat-tailed. Tapi sengatan racunnya bisa membunuh seseorang dalam waktu 2 jam bila tak segera dapat pertolongan.

Khususnya untuk golongan berisiko tinggi, misalnya :

  • anak-anak,
  • orang tua, atau
  • individu yang memiliki masalah kesehatan.

Spesies kalajengking paling mematikan ini berasal dari Timur Tengah, Afrika Utara, dan India. Hewan ini punya ukuran sekitar 9 cm dan perangainya kadang kalem, tapi kadang agresif.

4. Black Spitting Thicktail Scorpion

Kalajengking ekor tebal berwarna hitam meludah (Black spitting thicktail scorpion) peneliti anggap berbahaya. Karena kemampuan Black Spitting Thicktail Scorpion (Parabuthus transvaalicus) dalam menyemburkan racun mereka seperti ular kobra. Karena itulah dia dapat julukan black spitting thicktail scorpion.

Jarak semburannya juga bisa mencapai 1 m dan bisa mengakibatkan rasa perih serta kebutaan sementara bila terkena mata. Apabila racunnya tidak segera kita bersihkan, kebutaan yang terjadi dapat bersifat permanen.

Spesies berukuran 12 cm ini berasal dari Afrika dan cukup agresif. Meski kadar racunnya tak tergolong mematikan, tapi tetap saja berbahaya bila terkena anak-anak, atau orang yang kebetulan alergi dengan racunnya.

5. Striped Bark Scorpion

Striped bark scorpion (Centruroides vittatus) berasal dari Amerika Utara, punya ukuran panjang 5 hingga 7 cm dan tak terlalu agresif. Karena keberadaannya sering berdekatan dengan manusia, seperti di padang rumput. Kalajengking ini juga sering jadi masalah bagi orang yang kebetulan terkena sengatannya.

Meski tak sampai menyebabkan kematian, sengatan kalajengking ini sangat menyakitkan. Rasa sakit yang korbannya alami bisa berlangsung 15 hingga 20 menit, bisa juga 2 hingga 3 hari.

6. Asian Forest Scorpion

Kalajengking ini berbeda dengan kalajengking pada umumnya yang biasanya menyerang dengan memakai ekornya. Di mana Asian forest scorpion (Heterometrus longimanus) lebih suka menyerang dengan memakai kekuatan capitnya yang cukup besar. Akibatnya tentu korbannya mengalami pendarahan, meski tak terkena racunnya

Asian Forest Scorpion berasal dari Asia bagian selatan, termasuk Indonesia. Ukuran tubuhnya antara 10 hingga 12 cm dan sangat agresif.

Saat berpapasan dengan manusia atau hewan lain, kalajengking ini umumnya sudah mengambil posisi siap menyerang. Racun yang kalajengking ini miliki tak mematikan dan mungkin karena itulah dia lebih suka mengandalkan capitnya.

Baca juga : Hewan Parasit Paling Mengganggu di Dunia

Sekian info seputar spesies kalajengking paling mematikan di dunia, kami harap artikel ini bermanfaat untuk teman-teman semua. Kami berharap postingan hewan paling dan fakta serangga ini kalian sebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi : Planet Fauna

Leave a Reply

Marketplace Penghasilan Online Rekening Online SEO Traffic Generation Website
Tips Memilih Hosting Berkualitas
Tips Memilih Hosting Berkualitas dan Terbaik untuk Website
Domain dan Hosting
Seluk Beluk Domain dan Hosting yang Perlu Anda Ketahui
Peta Internet Marketing
Peta Internet Marketing secara Garis Besar

Hobi

Hewan Peliharaan Koleksi Liburan Olahraga Otofun Seni

Hunian

Bangunan Furniture Kebun dan Tanaman Rumah Tempat Tinggal

Menarik

Kecantikan Kesehatan Motivasi dan Inspirasi Parenting Tips Lainnya Tips Pendidikan

Rumah Tangga

Belanja Fashion Ide Kreatif Peralatan Perlengkapan Tips Rumahan
Nabi yang Diutus di Palestina
Nabi yang Diutus di Palestina Negeri Para Anbiya
Mengurangi Lemak Tubuh
Mengurangi Lemak Tubuh secara Alami dengan Puasa
Manfaat Puasa bagi Manusia
Manfaat Puasa bagi Manusia yang Perlu Diketahui
Menurunkan Berat Badan
Menurunkan Berat Badan lewat Puasa
Jenis Bahan Kain Tekstil dalam Industri Fashion
Program Kejar Paket A Setara SD
Jenjang Pendidikan Dasar di Indonesia Saat Ini
Harga Cash dan Kredit Berbeda, Bolehkah?

Fauna

Fakta Hewan Hewan Fantastis Hewan Langka Hewan Legenda Hewan Paling Hewan Prasejarah

Sains

Alam Fakta Makanan Flora Manusia Semesta

Sosial

Bangunan Paling Fakta Negara Kehidupan Prasejarah Sejarah Seni Budaya Paling Tokoh

Teknologi

Gadget Komputer
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Minat Khusus Seni Budaya Wisata Alam Wisata Religi Wisata Sejarah
Kampung Dinoyo
Kampung Dinoyo Bertumbuh Berkat Keteguhan Pengrajin
Pintu Gua Sigolo-Golo
Pintu Gua Sigolo-Golo bagai Hamparan Surga
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit sebelah Selatan