Setu Babakan Pelepas Penat di Wilayah Jakarta

Pembahasan kita sekarang ialah Setu Babakan Pelepas Penat di Wilayah Jakarta. Jakarta dikenal sebagai ibu kota dengan berbagai kesibukan dan banyaknya gedung pencakar langit, tapi masyarakat sekitar masih dapat menemukan wisata alam di tengah hiruk pikuk kehidupan. Setu Babakan merupakan tempat wisata alam dengan kesejukan serta keberagaman akan kuliner, budaya dan sebagainya. Baik yang berkaitan dengan Betawi maupun permainan pada umumnya.

Setu Babakan Pelepas Penat di Wilayah Jakarta

Setu Babakan Pelepas Penat di Wilayah Jakarta

Setu Babakan adalah danau buatan yang dijadikan tempat wisata oleh warga setempat. Fungsi utama pada awal pembangunan Setu ini adalah sebagai penampung air resapan. Seiring berjalannya waktu, danau tersebut berubah menjadi pusat pelestarian warisan budaya Jakarta yang dikenal dengan Perkampungan Budaya Betawi dan juga tempat wisata. Perkampungan ini pertama kali diresmikan oleh Bapak Sutiyoso pada tanggal 18 Agustus tahun 2000.

Setu Babakan pelepas penat ini berada di Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Jakarta yang Selatan dengan jam buka mulai 06.00 sampai 18.00 WIB. Setu ini memiliki luas sekitar 30 hektar dengan pepohonan rindang mengelilingi sisi danau. Air di dalam Setu Babakan berasal dari Sungai Ciliwung, danau ini memiliki kedalaman hingga 5 meter.

Terdapat beberapa alternatif wisata air yang bisa dilakukan di sini, seperti sepeda air berupa perahu angsa yang menrpakan bentuk replika dari seekor angsa atau bebek. Perahu ini disewakan untuk wisatawan yang ingin berkeliling di tengah danau dengan menikmati suasana Setu Babakan yang masih asri dan alami.

Pagelaran Khas Betawi di Setu Babakan

Di Setu Babakan terdapat pagelaran seni yang disenggelaran biasanya pada akhir pekan atau hari libur nasional di beberapa panggung yang telah disiapkan. Pagelaran yang dimainkan merupakan khas Betawi antara lain:

  • Tari Cokek,
  • Tari Topeng,
  • Tari Lenggang Nyai, dan
  • Tari Narojeng.

Selain itu, di Setu Babakan pelepas penat ini terdapat juga

  • Kasidah,
  • Marawis,
  • Seni gambus,
  • Lenong,
  • Tanjidor,
  • Gambang kromong,
  • Pertunjukan seni silat,
  • Palang pintu serta
  • Ondel-ondel.

Apabila pengunjung ingin menikmati budaya betawi lebih jauh, dapat berkeliling kampung untuk melihat rumah-rumah khas Betawi. Di waktu tertentu, pengunjung juga bisa menyaksikan beberapa prosesi adat Betawi yang masih dijalankan oleh mayoritas warga setempat, seperti prosesi pengantenan, sunat, pindah rumah, khatam Qur’an, dan nujuh bulan.

Untuk menikmati beragam wisata ada di Setu Babakan, pengunjung memang harus berkeliling kampung. Untuk memfasilitasi perjalanan wisatawan, di sepanjang jalan banyak kursi yang bisa digunakan untuk bersantai. Selain itu, disediakan sepeda dan delman yang bisa disewa untuk berkeliling. Untuk keperluan ibadah, di sini disediakan rumah ibadah yang bersih.

Wisata Kuliner di Setu Babakan

Berwisata ke suatu tempat, tentu tidak akan lengkap tanpa menikmati kuliner yang ada. Berlibur di Setu Babakan pelepas penat dan berwisata kuliner. Sebagai salah satu tempat cagar budaya Betawi, di Setu Babakan dapat ditemukan berbagai jajanan khas Betawi yang dijual dengan gerobak di sepanjang jalan, seperti

  • Kerak telor,
  • Ketupat nyiksa,
  • Ketupat sayur,
  • Arum manis,
  • Soto Betawi,
  • Roti buaya,
  • Bir pletok,
  • Kue apem,
  • Toge goreng,
  • Dodol, dan
  • Tape uli.

Selain jajanan khas Betawi pengunjung tetap bisa menikmati menu makanan nusantara juga seperti soto mie, sate, mie ayam dan nasi uduk. Soal harga tidak perlu khawatir, sebab kuliner di sini dipatok dengan harga kaki lima. Dan sebagian dari pedagang di sini merupakan penduduk sekitar yang asli Betawi. Sehingga soal rasa tentu pengunjung akan merasakan kuliner hasil racikan dari penduduk aslinya.

Di antara berbagai macam makanan tersebut, oleh-oleh yang paling favorit di Setu Babakan adalah dodol Betawi. Makanan dengan proses pembuatanya memakan waktu hingga 8 jam ini memiliki 3 rasa orisinil yaitu ketan putih, ketan hitam dan durian. Meskipun bahan bakunya sederhana yaitu ketan, gula merah, gula pasir dan santan tapi rasanya sangat enak.

Seluruh kegiatan yang menyenangkan di Setu Babakan menjadi lebih hemat sebab tidak terdapat tiket atau karcis yang dipungut untuk bisa berwisata. Pengunjung ke Setu Babakan pelepas penat ini hanya akan dikenai tiket parkir bila datang dengan kendaraan pribadi.

Demikian informasi terkait dengan Setu Babakan Pelepas Penat di Wilayah Jakarta, kami harap artikel ini mencerahkan kalian. Tolong artikel wisata alam di Jakarta ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Marketplace Penghasilan Online Rekening Online SEO Traffic Generation Website
Membuat Rencana Bisnis Internet Terbaik
Membuat Rencana Bisnis Internet Terbaik Anda
Memilih Niche untuk Bisnis Internet
Memilih Niche untuk Bisnis Internet Terbaik
Jenis Bisnis Internet
Jenis Bisnis Internet dan Cara Menjalankannya

Hobi

Hewan Peliharaan Koleksi Liburan Olahraga Otofun Seni

Hunian

Bangunan Furniture Kebun dan Tanaman Rumah Tempat Tinggal

Menarik

Kecantikan Kesehatan Motivasi dan Inspirasi Parenting Tips Lainnya Tips Pendidikan

Rumah Tangga

Belanja Fashion Ide Kreatif Peralatan Perlengkapan Tips Rumahan
Meningkatkan Fungsi Otak
Meningkatkan Fungsi Otak secara Alami dengan Berpuasa
Mengurangi Lemak Tubuh
Mengurangi Lemak Tubuh secara Alami dengan Puasa
Manfaat Puasa bagi Manusia
Manfaat Puasa bagi Manusia yang Perlu Diketahui
Menurunkan Berat Badan
Menurunkan Berat Badan lewat Puasa
Vitamin C bagi Ibu Hamil
Pentingnya Vitamin C bagi Ibu Hamil dan Janin
Jenis Bahan Kain Tekstil dalam Industri Fashion
Program Kejar Paket A Setara SD
Jenjang Pendidikan Dasar di Indonesia Saat Ini

Fauna

Fakta Hewan Hewan Fantastis Hewan Langka Hewan Legenda Hewan Paling Hewan Prasejarah

Sains

Alam Fakta Makanan Flora Manusia Semesta

Sosial

Bangunan Paling Fakta Negara Kehidupan Prasejarah Sejarah Seni Budaya Paling Tokoh

Teknologi

Gadget Komputer
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Minat Khusus Seni Budaya Wisata Alam Wisata Religi Wisata Sejarah
Kampung Dinoyo
Kampung Dinoyo Bertumbuh Berkat Keteguhan Pengrajin
Pintu Gua Sigolo-Golo
Pintu Gua Sigolo-Golo bagai Hamparan Surga
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit sebelah Selatan