Salamander yang Selama 40 Tahun Menghilang

Salamander tubuhnya mirip kadal dan tampangnya mirip wajah kodok. Nama salamander diabadikan salah satu penerbit terkenal di dunia. Tahun lalu, dua ekor salamander yang selama 40 tahun menghilang dan diyakini punah. Lalu segera dilindungi para pelestari alam.

Salamander yang selama 40 tahun menghilang

Salamander yang selama 40 Tahun Menghilang

Salamander ditemukan terakhir kali 40 (empat puluh) tahun yang lalu, tetapi tahun 2014 muncul di kawasan pegunungan Cuchumatanes Guatemala yang juga merupakan habitat hewan amfibi yang terancam punah tersebut.

Spesies yang ditemukan kembali itu jenis :

  • salamander kaki panjang (Nyctanolis pernix), dan
  • salamander finca chiblac (Bradytriton silus).

Salamander nama umum bagi sekitar 550 spesies amfibi dan secara umum dicirikan oleh penampilan mirip kadal dengan tubuh ramping, hidung pendek, dan ekor yang panjang. Sebagian besar salamander memiliki empat jari pada kaki depan dan lima jari pada kaki belakang.

Kulitnya yang lembab menjadikannya lebih suka tinggal di habitat dekat air atau dalam tempat yang terlindungi seperti tanah lembab dan sering di lahan basah.

Beberapa spesies salamander sepenuhnya tinggal di air sepanjang hidupnya, sebagian tinggal di air untuk sementara dan sebagian lagi tinggal di darat ketika dewasa. Mereka makhluk vertebrata yang unik karena dapat menumbuhkan kembali bagian tubuh yang hilang.

Bisa dibilang salamander binatang yang artistik karena tubuhnya berwarna hitam kuning, ada yang bergaris-garis warna warni, ada yang polos dengan warna kecoklatan dan lainnya. Meski masih ditemukan dalam jumlah kecil, hutan tempat tinggal mereka di Guatemala terancam hilang akibat pengembangan perkebunan kopi.

Sehingga satu tim internasional menghentikan proyek tersebut dengan harapan akan mampu menyelamatkan lebih banyak spesies salamander. Untuk itu, dibuka kawasan pelestarian alam baru bernama Pelestarian Amfibi di San Isidro dan yang pertama di Dataran Tinggi Guatemala.

Baca juga : Momentum Banyak Manfaatnya bagi Kehidupan Kita

Demikian informasi terkait denganĀ salamander yang selama 40 tahun menghilang, kami harap artikel ini bermanfaat buat kawan-kawan semua. Tolong post ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi: Kedaulatan Rakyat

Leave a Reply

Marketplace Penghasilan Online Rekening Online SEO Traffic Generation Website
Tips Memilih Hosting Berkualitas
Tips Memilih Hosting Berkualitas dan Terbaik untuk Website
Domain dan Hosting
Seluk Beluk Domain dan Hosting yang Perlu Anda Ketahui
Peta Internet Marketing
Peta Internet Marketing secara Garis Besar

Hobi

Hewan Peliharaan Koleksi Liburan Olahraga Otofun Seni

Hunian

Bangunan Furniture Kebun dan Tanaman Rumah Tempat Tinggal

Menarik

Kecantikan Kesehatan Motivasi dan Inspirasi Parenting Tips Lainnya Tips Pendidikan

Rumah Tangga

Belanja Fashion Ide Kreatif Peralatan Perlengkapan Tips Rumahan
Meningkatkan Fungsi Otak
Meningkatkan Fungsi Otak secara Alami dengan Berpuasa
Mengurangi Lemak Tubuh
Mengurangi Lemak Tubuh secara Alami dengan Puasa
Manfaat Puasa bagi Manusia
Manfaat Puasa bagi Manusia yang Perlu Diketahui
Menurunkan Berat Badan
Menurunkan Berat Badan lewat Puasa
Jenis Bahan Kain Tekstil dalam Industri Fashion
Program Kejar Paket A Setara SD
Jenjang Pendidikan Dasar di Indonesia Saat Ini
Harga Cash dan Kredit Berbeda, Bolehkah?

Fauna

Fakta Hewan Hewan Fantastis Hewan Langka Hewan Legenda Hewan Paling Hewan Prasejarah

Sains

Alam Fakta Makanan Flora Manusia Semesta

Sosial

Bangunan Paling Fakta Negara Kehidupan Prasejarah Sejarah Seni Budaya Paling Tokoh

Teknologi

Gadget Komputer
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Minat Khusus Seni Budaya Wisata Alam Wisata Religi Wisata Sejarah
Kampung Dinoyo
Kampung Dinoyo Bertumbuh Berkat Keteguhan Pengrajin
Pintu Gua Sigolo-Golo
Pintu Gua Sigolo-Golo bagai Hamparan Surga
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit sebelah Selatan