Problematika Kepemilikan Umum dalam Islam

Topik kita kali ini adalah Problematika Kepemilikan Umum dalam Islam. Problem paling penting yang diselesaikan oleh sistem apapun adalah problem kepemilikan, yaitu siapa yang memiliki hak dalam kepemilikan sesuatu di masyarakat. Kapitalisme berpandangan, sesuatu di masyarakat itu dimiliki oleh pribadi. Sebaliknya, ideologi Sosialisme berpandangan, segala sesuatu wajib dimiliki oleh publik dan tidak ada kepemilikan khusus untuk pribadi atau negara.

Problematika Kepemilikan Umum dalam Islam

Problematika Kepemilikan Umum dalam Islam

Islam menetapkan kepemilikan ke dalam tiga jenis yaitu:

1. kepemilikan individu (pribadi), yang telah ditetapkan dengan banyak hukum, di antaranya

  • hukum waris yang menjadikan bagian untuk individu di dalam harta yang diwariskan;
  • hukum kontrak atas tenaga dan jasa;
  • hukum berburu,
  • syirkah (perseroan),
  • dll.

2. kepemilikan negara, yang telah ditetapkan dengan banyak hukum di antaranya:

  • jizyah,
  • khumus rikaz,
  • kharaj,
  • fa‘i dan anfâl.

3. kepemilikan umum (masyarakat), yang telah ditetapkan dengan hukum berserikatnya masyarakat atas air, kekayaan alam dll.

Penyusunan Utama Masyarakat

Islam berpandangan bahwa masyarakat memiliki tiga penyusun utama. Masing-masing penyusun memiliki keperluan khusus dan yang harus dipenuhi secara tâbi’i dari harta yang dimiliki. Ia tidak terpaksa merampas selain apa yang ia miliki. Penyusun masyarakat tersebut yaitu

a. Individu masyarakat

Individu sebagai manusia yang hidup di masyarakat memiliki kebutuhan khusus seperti makan, minum dan tempat tinggal. Kebutuhan-kebutuhan tersebut harus dipenuhi. Karena itu Islam menetapkan bahwa individu memiliki hak untuk memiliki apa yang bisa memenuhi kebutuhannya dan kebutuhan orang yang menjadi tanggungannya.

b. Negara

Negara dengan sifatnya sebagai pemelihara urusan rakyat harus memiliki harta yang bisa digunakan untuk melakukan kewajibannya terhadap rakyat, melindungi rakyat dan negeri dari bahaya internal maupun eksternal, serta memberikan jaminan keamanan dan keselamatan masyarakat. Karena itu Islam menetapkan bahwa negara memiliki hak untuk memiliki kepemilikan tertentu atas harta sehingga bisa melakukan kewajibannya tanpa perlu pada harta individu.

c. Masyarakat dengan sifat kolektifnya (golongan)

Kebutuhan-kebutuhan rakyat secara umum, yaitu kebutuhan mereka sebagai komunitas manusia. Kebutuhan itu semisal hutan, sungai, pantai, jalan, pusat pendidikan atau sekolah, layanan kesehatan dan lainnya. Islam telah mengkhususkan kepemilikan untuk masyarakat yang bisa mengantarkan untuk menjaga mereka, menghalangi keterpecahan mereka serta menjaga keberlangsungannya tanpa perlu pada harta individu atau harta negara.

Jenis-Jenis Harta

Kepemilikan umum adalah ijin secara syar’i kepada masyarakat dalam memanfaatkan harta. Harta tersebut terealisasi menjadi tiga jenis yaitu :

a. Harta yang dinilai sebagai bagian dari fasilitas umum

Harta ini jika tidak tersedia untuk masyarakat maka mereka akan terpecah atau berselisih dalam mencarinya. Nabi saw. bersabda, “Manusia berserikat dalam tiga hal: air, padang dan api”. (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad dan al-Baihaqi).

Maksud hadist di ata yaitu air (seperti sungai, laut, pantai, danau); padang yang luas (di gunung, dataran, sabana dan hutan) dan api atau sumber api (seperti hutan kayu, tambang batubara, minyak dan gas) semuanya adalah milik umum. Artinya, barang-barang itu dan apa yang dihasilkan darinya termasuk harta yang dimiliki oleh semua individu rakyat secara bersama. Semuanya dimungkinkan untuk memanfaatkan-nya secara langsung atau melalui pengaturan tertentu yang dilakukan oleh negara.

b. Tambang yang berlimpah (depositnya besar)

Imam at-Tirmidzi telah meriwayatkan dari Abyadh bin Hamal bahwa dia pernah menghadap Rasulullah saw. dan meminta tambang garam. Lalu beliau memberikan tambang itu kepada dia. Ketika ia hendak pergi, seseorang dari majelis berkata, “Tahukah Anda apa yang Anda berikan? Tidak lain Anda memberikan kepada dia sesuatu laksana air yang terus mengalir.” Ia berkata, “Lalu beliau menarik kembali tambang itu dari dia”. (HR at-Tirmidzi)

Maksud hadist di atas Air yang terus mengalir ibarat mineral yang tidak terputus. Hal itu menunjukkan bahwa mineral semisal ini tambang berbagai mineral seperti besi, tembaga, fosfat, uranium, emas, perak dan lainnya termasuk sesuatu yang tidak boleh dimiliki oleh individu.

c. Sesuatu yang tabiat pembentukannya menghalangi individu untuk menguasainya

Misalnya jalan, pita gelombang nirkabel, gorong-gorong air dan udara, sekolah, rumah sakit dan universitas negara. Kepemilikan atas semua itu akan menghalangi individu lain untuk memanfaatkan harta-harta ini.

Dari sini, sistem ekonomi Islam telah menentukan kepemilikan semuanya dan menjelaskan jenis-jenisnya serta menetapkan kepemilikan untuk masing-masing pilar penyusun masyarakat, tanpa satu pilar melanggar kepemilikan yang lain dan satu pihak tidak menyerang pihak yang lain.

Demikian info tentang Problematika Kepemilikan Umum dalam Islam semoga bermanfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Kisah Entrepreneur Peluang Bisnis Seputar Bisnis Smart Bisnis Tokoh Pebisnis Indonesia
Membuka Bisnis Parsel
Membuka Bisnis Parsel atau Hantaran
Kiat Menjadi Pebisnis
Kiat Menjadi Pebisnis Baru dari Nol
Membuat Analisis Pasar Bisnis
Membuat Analisis Pasar Bisnis dalam Business Plan

Gaya Hidup

Fashion Herbal Kecantikan Kesehatan

Investasi

Investasi Financial Asset Investasi Lain Investasi Real Asset

IPTEK

Enslikopedia Gadget Otofun Teknologi

Keuangan

Asuransi Cerdas Keuangan Dana Masa Depan Smart Finansial
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Wisata Alam Wisata Minat Khusus Wisata Religi Wisata Sejarah Wisata Seni Budaya
Gunung Dempo
Wisata Alam Gunung Dempo yang Lengkap
Ziarah ke Makam Gus Dur
Ziarah ke Makam Gus Dur di PP Tebu Ireng
Tips Memilih Hotel Terbaik
Tips Memilih Hotel Terbaik untuk Liburan Anda
Jasa Percetakan Online
Jasa Percetakan Online Usaha yang Menang Banyak Peluang
Jasa Sadap Sosial Media
Jasa Hack Sadap Whatsapp Facebook Instagram Terpercaya 100%
Info Pajak Kendaraan Bermotor
Info Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Lengkap
Jasa Komentar Sosial Media
Jasa Komentar Media Sosial dari MediaKomen
Dunia Digital Penghasilan Online Promosi Online Rekening Online
Search Engine Optimization
Search Engine Optimization atau SEO itu Apa?
Strategi Digital Marketing
Strategi Digital Marketing untuk Bisnis Online Anda
Membuat Website Khusus Masjid
Membuat Website Khusus Masjid Gratis

Fakta Fantastik

Alam Fantastis Fantastis Lainnya Hewan Fantastis Legenda Fantastis

Fakta Tokoh

Atlit Hebat Ilmuwan Hebat Ilmuwan Muslim Penemu Hebat

Fakta Unik

Fakta Hewan Fakta Makanan Fakta Manusia Fakta Negara Fakta Tumbuhan

Paling di Dunia

Alam Paling Bangunan Paling Hewan Paling Seni Budaya Paling Tumbuhan Paling
Hewan Peliharaan Hobi dan Koleksi Ide Kreatif Pakaian Personal Branding Seputar Rumah Tips Lainnya
Cara Memplester Dinding Rumah
Cara Memplester Dinding Rumah dengan Mudah
Tawar Menawar di Pasar
Trik Tawar Menawar di Pasar Tradisional
Memelihara Kucing Siam
Cara Memelihara Kucing Siam yang Mudah Dilakukan