Perkembangan Tari Topeng Betawi yang Tetap Ada hingga Kini

Anda tahu tari topeng? Bagaimana sejarah tari topeng dari dulu hingga sekarang? Dapatkan jawabannya hanya di artikel Perkembangan Tari Topeng Betawi yang Tetap Ada hingga Kini ini.

Perkembangan Tari Topeng Betawi

Perkembangan Tari Topeng Betawi hingga Kini

Tari Topeng Betawi memiliki ciri khas topeng yang merupakan perpaduan dari seni tari, musik, dan nyanyian. Tari asal Betawi ini lebih bersifat teatrikal dan komunikatif lewat gerakan.

Kesenian tari topeng Betawi awalnya para seniman pentaskan dengan secara berkeliling. Menurut kepercayaan masyarakat Betawi, tarian ini dapat menjauhkan dari malapetaka.

Sehingga pada zaman dahulu, seniman tari topeng Betawi sering orang undang untuk menjadi pengisi hiburan dalam berbagai acara. Seperti pesta :

  • khitanan,
  • pernikahan,
  • dan lainnya.

Tari Topeng Betawi merupakan tarian yang bersifat teatrikal. Sehingga terdapat pesan yang mereka sampaikan melalui gerakan dalam menari.

Tarian ini biasanya diiringi dengan alat musik tradisional Betawi, seperti :

  • rebab,
  • kecrek,
  • kempul,
  • gendang besar,
  • kromong tiga,
  • kulanter, dan
  • gong buyung.

Kostum yang penari gunakan berdasarkan tema yang akan mereka tampilkan. Tapi hal terpenting yang harus ada adalah busana khas Betawi.

Untuk penari laki-laki, biasanya menggunakan pakaian, seperti :

  • pakaian hitam,
  • kaos oblong,
  • celana panjang,
  • kain sarung, serta
  • memakai peci atau ikat kepala.

Sedangkan untuk penari wanita, dapat menggunakan kain panjang dengan pakaian kebaya lengkap dengan selendang. Dan juga mahkota warna warni yang biasa disebut dengan kembang topeng.

Para penari tersebut dilengkapi dengan topeng berbahan kayu. Topeng ini tidak memakai pengikat pada kepala, tapi penari menempelkan ke wajah mereka dengan cara digigit di bagian dalam topengnya.

Pertunjukan Awal sebelum Tari Topeng

Dalam pertunjukannya, Tari Topeng Betawi diawali dengan lagu yang diiringi oleh musik pengiring. Setelah itu para penari keluar sambil menari menggunakan topeng. Gerakan yang para penari lakukan tergantung pada tema yang mereka bawakan.

Tema yang penari bawakan dalam tarian ini tergolong variatif di antarunya adalah :

  • kehidupan masyarakat,
  • cerita legenda,
  • kritik sosial, dan
  • cerita klasik lainnya.

Karena tari Topeng Betawi bersifat teatrikal, maka menyampaikan maknanya tersirat melalui gerakan para penari. Terdapat tiga hal yang wajib para penari topeng Betawi miliki, meliputi penari harus :

  • lincah serta bergerak bebas,
  • gendes yakni luwes atau lemah gemulai, serta
  • ceria dan tidak boleh kelihatan sedih pada saat menari.

Pertunjukan Tari Topeng Betawi pada mulanya digelar semalam suntuk sebagai upaya untuk mengusir pengaruh buruk. Namun, unsur magis dari topeng perlahan bergeser.

Awalnya, jika orang yang menyelenggarakan pesta atau hajat kemudian mengundang kelompok Tari Topeng, maka orang tersebut memiliki tujuan. Yaitu agar dia dan keluarganya dijauhkan dari petaka.

Seiring berjalannya waktu, tarian ini menjadi bagian akan kemeriahan sebuah pesta yang akan kurang lengkap bila tidak ada kesenian ini di dalamnya. Tari Topeng Betawi mengalami perkembangan, tarian ini sering orang pentaskan pada acara besar adat Betawi di Kota Jakarta.

Sejarah Tari Topeng Betawi

Seni tari di Jakarta memiliki pengaruh Sunda dan China seperti Jaipong. Pada awalnya, sebelum memulai pertunjukan Topeng, biasanya didahului dengan pembakaran kemenyan dan menyediakan sesajen lengkap.

Sesajen ini terdiri dari :

  • beras,
  • kelapa muda,
  • berbagai minuman,
  • rujak tujuh macam,
  • panggang ayam,
  • telur ayam mentah,
  • nasi dengan lauk-pauk, dan
  • cerutu atau rokok.

Saat pertunjukan, akan didahului dengan lagu-lagu instrumental. Kemudian menyusul Tari Kedok, yaitu Tari Ronggeng Topeng yang menggunakan tiga buah kedok secara bergantian.

Dahulu tarian ini dilakukan pada penutup acara, tetapi sekarang dijadikan sebagai pembuka acara. Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan Tari Kembang Topeng yang selanjutnya dibersamai oleh bodor dengan iringan lagu :

  • Aileu,
  • Lipet Gandes,
  • Enjot-enjotan,
  • dan lain sebagainya.

Kemudian dilanjutkan dengan lakon pendek yang bersifat banyolan, yang di antaranya terdapat cerita Bapak Jantuk. Pemain lakon pendek tersebut antari lain :

  • Benguk,
  • Pucung,
  • Lurah Karsih,
  • Mursidin dari Pondok Pinang,
  • Samiun Buang Anak,
  • Murtasik,
  • dan sebagainya.

Baca juga : Menyibak Keberadaan Sentra Tempe dan Tahu di Lenteng Agung

Demikian informasi seputar Perkembangan Tari Topeng Betawi yang Tetap Ada hingga Kini, semoga artikel kali ini membantu Anda. Tolong postingan Wisata di Jakarta ini kalian sebarluaskan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi : Wisata Kesenian Betawi

Leave a Reply

Affiliate Marketing Internet Entrepreneur Jualan Online SEO Situs Jualan Situs Klik Traffic Generation Website
Pola Hypnotic Closing
Pola Hypnotic Closing bagi Penjual Online Pemula
Strategi Viral Marketing
Strategi Viral Marketing untuk Mempromosikan Bisnis Online
Rekening Online Paypal
Rekening Online Paypal Alat Pembayaran Global

Hobi

Hewan Peliharaan Koleksi Liburan Olahraga Otofun Seni

Hunian

Bangunan Furniture Kebun dan Tanaman Rumah Tempat Tinggal

Menarik

Kecantikan Kesehatan Motivasi dan Inspirasi Parenting Tips Lainnya Tips Pendidikan

Rumah Tangga

Belanja Fashion Ide Kreatif Peralatan Perlengkapan Tips Rumahan
Meningkatkan Fungsi Otak
Meningkatkan Fungsi Otak secara Alami dengan Berpuasa
Mengurangi Lemak Tubuh
Mengurangi Lemak Tubuh secara Alami dengan Puasa
Manfaat Puasa bagi Manusia
Manfaat Puasa bagi Manusia yang Perlu Diketahui
Menurunkan Berat Badan
Menurunkan Berat Badan lewat Puasa
Vitamin C bagi Ibu Hamil
Pentingnya Vitamin C bagi Ibu Hamil dan Janin
Bahayanya Kotoran Lalat
Bahayanya Kotoran Lalat bagi Kesehatan Manusia
Bahaya Minum Kopi Saat Menyusui
Bahaya Minum Kopi Saat Menyusui
Pentingnya Air dan Oksigen
Pentingnya Air dan Oksigen Bagi Tubuh Manusia

Fauna

Fakta Hewan Hewan Fantastis Hewan Langka Hewan Legenda Hewan Paling Hewan Prasejarah

Sains

Alam Fakta Makanan Flora Manusia Semesta

Sosial

Bangunan Paling Fakta Negara Kehidupan Prasejarah Sejarah Seni Budaya Paling Tokoh

Teknologi

Gadget Komputer
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Minat Khusus Seni Budaya Wisata Alam Wisata Religi Wisata Sejarah
Kampung Dinoyo
Kampung Dinoyo Bertumbuh Berkat Keteguhan Pengrajin
Pintu Gua Sigolo-Golo
Pintu Gua Sigolo-Golo bagai Hamparan Surga
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit sebelah Selatan