Nama Bulan dalam Kalender Hijriah dan Jumlah Harinya

Jika Anda  seorang muslim, Anda harus tahu nama bulan dalam kalender hijriah dan jumlah harinya untuk panduan dalam kegiatan sehari-hari baik dalam ibadah maupun muamalah. Kalender hijriah atau tahun hijriah merupakan waktu yang didasarkan pada perputaran Bulan (Qomariah) terhadap Bumi. Berbeda dengan tahun Masehi yang didasarkan pada perputaran Matahari (Syamsiah) terhadap Bumi.

Nama Bulan dalam Kalender Hijriah dan Jumlah Harinya

Kalender Hijriah berjumlah antara 354, 355, 356 hari dalam setahun. Perbedaan Hijriah dengan Masehi ialah sekitar 10 – 12 hari (tetapi yang paling sering itu 11 hari) lebih sedikit dengan tahun Masehi, ini mengapa bulan Ramadhan selalu maju setiap tahunnya. Rata-rata jumlah hari pada bulan Hijriah hanya 29 dan 30 hari, namun jumlah bulan dalam 1 tahun Hijriah tetap sama yaitu 12 bulan.

Tahun Hijriah dimulai sekitar abad ke-6 setelah Masehi. Pada kalender Masehi, sebuah hari dimulai setelah tengah malam pukul 00.00. Namun pada sistem Kalender Hijriah, sebuah hari dimulai ketika terbenamnya matahari saat menjelang sore (maghrib). Awal kalender Hijriah dilakukan pada zaman Khalifah Umar bin Khatab, yang menetapkan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah.

Masyarakat sebelum zaman Rasulullah juga telah menggunakan kalender ini, namun mereka bukan menetapkan tahun berapa melainkan tahun apa. Saat itu belum dikenal penomoran tahun. Sebuah tahun akan diberi nama sesuai peristiwa yang cukup penting. Seperti, tahun dimana Nabi Muhammad lahir, yang dikenal dengan sebutan “Tahun Gajah”, karena pada saat itu terdapat penyerbuan Ka’bah di Mekah oleh pasukan Raja Abraham dengan menggunakan kendaraan gajah.

Nama Bulan dalam Kalender Hijriah

Berikut ini nama bulan di Kalender Hijriah beserta arti atau sebab musababnya

1. Muharam

Dinamkan Muharam karena di bulan ini orang Arab dilarang berperang.

2. Safar

Dinamakan Safar karena saat penamaan bulan, penduduk di perkampungan Arab Sifr (kosong) disebabkan pergi untuk berperang.

3. Rabiul Ula (Awwal)

Dinamakan Rabiul karena saat penamaan bulan jatuh pada musim semi.

4. Rabiul Tsani (Akhir)

Dinamakan Rabiul karena saat penamaan bulan jatuh pada musim semi.

5. Jumadil Ula (Awwal)

Dinamakan Jumada (membeku) karena saat penamaan bulan jatuh pada musim dingin, sebelumnya bulan ini bernama Jumadi khomsah.

6. Jumadil Tsani (Akhir)

Dinamakan Jumada (membeku) karena saat penamaan bulan jatuh pada musim dingin juga, sebelumnya bulan ini bernama Jumadi khomsah sittah.

7. Rajab

Dinamakan Rajab karena saat penamaan bulan, bangsa Arab melepaskan tombak dari besi tajam untuk menahan diri dari peperangan (Rajab).

8. Sya’ban

Dinamakan Sya’ban karena saat penamaan bulan jatuh pada musim dingin, bangsa Arab berpencar ke berbagai tempat untuk mencari air.

9. Ramadhan

Dinamakan Ramadhan karena saat penamaan bulan jatuh pada musim panas dan mencapai puncanya pada bulan ini.

10. Syawal

Dinamakan Syawal karena saat penamaan bulan unta betina kekeringan air susu.

11. Dzulqaidah

Dinamakan Dzulqaidah karena saat penamaan bulan bangsa Arab duduk dan tidak berangkat untuk perang, sebab pada bulan ini diharamkan untuk perang.

12. Dzulhijjah

Dinamakan Sya’ban karena saat penamaan bulan bangsa Arab melaksanakan ibadah haji.

Demikianlah sedikit info tentang nama bulan dalam kalender hijriah dan jumlah harinya, semoga bermanfaat

Referensi: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Leave a Reply

Marketplace Penghasilan Online Rekening Online SEO Traffic Generation Website
Tips Memilih Hosting Berkualitas
Tips Memilih Hosting Berkualitas dan Terbaik untuk Website
Domain dan Hosting
Seluk Beluk Domain dan Hosting yang Perlu Anda Ketahui
Peta Internet Marketing
Peta Internet Marketing secara Garis Besar

Hobi

Hewan Peliharaan Koleksi Liburan Olahraga Otofun Seni

Hunian

Bangunan Furniture Kebun dan Tanaman Rumah Tempat Tinggal

Menarik

Kecantikan Kesehatan Motivasi dan Inspirasi Parenting Tips Lainnya Tips Pendidikan

Rumah Tangga

Belanja Fashion Ide Kreatif Peralatan Perlengkapan Tips Rumahan
Nabi yang Diutus di Palestina
Nabi yang Diutus di Palestina Negeri Para Anbiya
Mengurangi Lemak Tubuh
Mengurangi Lemak Tubuh secara Alami dengan Puasa
Manfaat Puasa bagi Manusia
Manfaat Puasa bagi Manusia yang Perlu Diketahui
Menurunkan Berat Badan
Menurunkan Berat Badan lewat Puasa
Jenis Bahan Kain Tekstil dalam Industri Fashion
Program Kejar Paket A Setara SD
Jenjang Pendidikan Dasar di Indonesia Saat Ini
Harga Cash dan Kredit Berbeda, Bolehkah?

Fauna

Fakta Hewan Hewan Fantastis Hewan Langka Hewan Legenda Hewan Paling Hewan Prasejarah

Sains

Alam Fakta Makanan Flora Manusia Semesta

Sosial

Bangunan Paling Fakta Negara Kehidupan Prasejarah Sejarah Seni Budaya Paling Tokoh

Teknologi

Gadget Komputer
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Minat Khusus Seni Budaya Wisata Alam Wisata Religi Wisata Sejarah
Kampung Dinoyo
Kampung Dinoyo Bertumbuh Berkat Keteguhan Pengrajin
Pintu Gua Sigolo-Golo
Pintu Gua Sigolo-Golo bagai Hamparan Surga
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit sebelah Selatan