Menikmati Kopi Beraroma Vulkanik di Jogja

Pembahasan kita sekarang yakni menikmati kopi beraroma vulkanik di Jogja. Gunung Merapi adalah salah satu objek wisata alam yang ditetapkan masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Secara administrasi kepemerintahan, wilayah taman nasional ini masuk ke dalam wilayah dua provinsi yakni Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Menikmati Kopi Beraroma Vulkanik

Menikmati Kopi Beraroma Vulkanik

Memiliki luas total sekitar 6.410 ha terbagi ke dalam wilayah Kabupaten Klaten, Magelang dan Boyolali (Jawa Tengah) serta Sleman (Yogyakarta), kawasan TNGM menyimpan seribu pesona wisata yang layak untuk dijaga dan dikunjungi.

Ekosistem Merapi secara alam merupakan hutan tropis pegunungan yang terpengaruh aktivitas gunung berapi. Beberapa jenis endemik di antaranya adalah anggrek Vanda tricolor, saninten (Castanopsis argentea) dan Elang Jawa (Spizaetus bartelsi). Taman nasional ini juga dulunya merupakan tempat hidup macan tutul (Panthera pardus).

Bicara soal flora kawasan TNGM, ada tanaman yang menurut sejarahnya bukan berasal dari wilayah TNGM yaitu tanaman kopi. Tidak ada yang tahu pasti sejak tahun berapa tanaman yang lazim diolah menjadi minuman kopi ini tumbuh di lereng Gunung Merapi.

Ada satu destinasi wisata di sekitar Gunung Merapi yang layak dicicipi atmosfernya apalagi bagi seorang coffee lovers. Menikmati kopi beraroma vulkanik sambil melihat pemandangan Gunung Merapi di pagi hari beratapkan langit yang cerah  adalah pengalaman yang susah didapat.

Warung Kopi Merapi Pak Mijo adalah tempat tersebut. Warung kopi tradisional yang menyajikan kopi hasil petani kopi lereng Gunung Merapi. Pemilik warung ini adalah Pak Samijo atau akrab disapa Pak Mijo. Pak Mijo adalah seorang petani kopi dari Kampung Petung, Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Di desa inilah warung sederhana ini berada, jaraknya sekitar 7 kilometer dari puncak Merapi dan 1 kilometer dari kediaman almarhum Mbah Maridjan.

Di atas ketinggian sekitar 800 meter, hawa dingin lereng Merapi melengkapi mengopi menjelang sore di warung ini sangat indah. Harga secangkir kopi arabica dijual Rp 7 ribu. Bila malam minggu, warung ini bisa buka sampai malam. Kalau hari biasa, warung ini buka dari jam 7 pagi dan tutup sekitar jam 8 malam. Banyak pengunjung yang sengaja begadang di warung sampai pagi supaya bisa melihat Gunung Merapi di pagi hari.

Pengunjung Bisa Ikut Memanen Kopi

Di warung ini pengunjung bisa menikmati kopi merapi robusta, arabica dan blended (robusta dan arabica). Untuk kopi blended secangkir dijual Rp 10 ribu, sedangkan secangkir kopi robusta dijual Rp 5 ribu.

Tidak hanya bisa menikmati kopi beraroma vulkanik yang diolah dan disajikan secara tradisional. Bila musim panen tiba, pengunjung yang beruntung juga bisa ikut memanen kopi hasil perkebunan petani kopi lereng Merapi. Bila panen tiba, ada satu tradisi yang selalu dipertahankan oleh petani kopi lereng Merapi yaitu petani selalu petik merah, maksudnya hanya memetik biji kopi yang sudah berwarna merah karena kualitasnya akan lebih bagus.

Erupsi Merapi 2010 membuat lahan kopi petani yang ada di lereng Merapi banyak yang hancur. Pasca bencana erupsi Merapi 2010 tersebut, abu vulkanik pun dimanfaatkan petani kopi tidak terkecuali Pak Mijo untuk membudayakan kopi dengan organik. Menurut Pak Mijo abu vulkanik Merapi membuat tanaman kopi semakin subur.

Setelah erupsi kendala petani selain lahan yang hancur yaitu kendala akan bahan baku. Oleh karena itu, petani kopi sekarang sedang menggalakan kembali penanaman kopi arabica dan robusta.

Penasaran ingin menikmati kopi beraroma vulkanik (kopi Merapi) dan melihat langsung bagaimana proses pengolahan langsung kopi ini serta memetik kopi langsung dari pohonnya, warung kopi Pak Mijo siap menjamu.

Sekian informasi tentang menikmati kopi beraroma vulkanik di Jogja, kami harap artikel kali ini bermanfaat buat kalian. Kami berharap postingan wisata alam di Jogja ini disebarluaskan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Leave a Reply

Marketplace Penghasilan Online Rekening Online SEO Traffic Generation Website
Membuat Rencana Bisnis Internet Terbaik
Membuat Rencana Bisnis Internet Terbaik Anda
Memilih Niche untuk Bisnis Internet
Memilih Niche untuk Bisnis Internet Terbaik
Jenis Bisnis Internet
Jenis Bisnis Internet dan Cara Menjalankannya

Hobi

Hewan Peliharaan Koleksi Liburan Olahraga Otofun Seni

Hunian

Bangunan Furniture Kebun dan Tanaman Rumah Tempat Tinggal

Menarik

Kecantikan Kesehatan Motivasi dan Inspirasi Parenting Tips Lainnya Tips Pendidikan

Rumah Tangga

Belanja Fashion Ide Kreatif Peralatan Perlengkapan Tips Rumahan
Meningkatkan Fungsi Otak
Meningkatkan Fungsi Otak secara Alami dengan Berpuasa
Mengurangi Lemak Tubuh
Mengurangi Lemak Tubuh secara Alami dengan Puasa
Manfaat Puasa bagi Manusia
Manfaat Puasa bagi Manusia yang Perlu Diketahui
Menurunkan Berat Badan
Menurunkan Berat Badan lewat Puasa
Vitamin C bagi Ibu Hamil
Pentingnya Vitamin C bagi Ibu Hamil dan Janin
Jenis Bahan Kain Tekstil dalam Industri Fashion
Program Kejar Paket A Setara SD
Jenjang Pendidikan Dasar di Indonesia Saat Ini

Fauna

Fakta Hewan Hewan Fantastis Hewan Langka Hewan Legenda Hewan Paling Hewan Prasejarah

Sains

Alam Fakta Makanan Flora Manusia Semesta

Sosial

Bangunan Paling Fakta Negara Kehidupan Prasejarah Sejarah Seni Budaya Paling Tokoh

Teknologi

Gadget Komputer
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Minat Khusus Seni Budaya Wisata Alam Wisata Religi Wisata Sejarah
Kampung Dinoyo
Kampung Dinoyo Bertumbuh Berkat Keteguhan Pengrajin
Pintu Gua Sigolo-Golo
Pintu Gua Sigolo-Golo bagai Hamparan Surga
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit sebelah Selatan