Fakta Menarik Kecoa yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Tahukah Anda kalau kecoa memiliki berbagai fakta unik dan menarik! Ingin tahu apa saja fakta menarikkecoa yang unik dan nyata? Simak artikel fakta seputar kecoa ini hingga selesai.

Fakta Menarik Kecoa

Hewan Kecoa

Dalam bahasa Inggris, kecoa (kecoak) disebut cockroach. Nama tersebut dipercaya berasal dari bahasa Spanyol (cucaracha) dan pertama kali dipakai dalam bahasa Inggris pada tahun 1624.

Kecoa adalah anggota dari ordo Blattaria serta punya 5 famili dan 4.000 spesies. Dan menurut WHO, 10 spesies kecoa dianggap sebagai penyebar penyakit.

Fakta Menarik Kecoa

Berikut ini beberapa fakta menarik kecoa yang layak kita ketahui :

Kecoa Terkecil dan Terbesar

Kecoa terkecil yaitu fungicola attaphilia dari Amerika Utara. Panjang kecoa ini sekitar 3 milimeter, sedikit lebih panjang dari semut merah.

Bila sebagian besar kecoa ukurannya kecil, Australian giant burrowing cockroach atau Rhino roach (kecoa badak) termasuk kecoa terbesar. Kecoa badak panjangnya bisa lebih dari 80 cm dengan berat 35 gram (bahkan ada yang beratnya hingga 50 gram). Mereka bisa hidup sebulan atau lebih tanpa makanan atau seminggu tanpa air.

Kecoa Bisa Terbang

Biasanya, kecoa jarang terbang sebab tubuh mereka akan panas bila terbang. Tapi, Megaloblatta longipennis bisa merentangkan sayapnya sampai 185 milimeter. Sehingga salah satu spesies kecoa ini bisa terbang dengan mudah. Kecoa ini hidup di Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

Menyebabkan Global Warming

Penelitian menunjukkan bahwa kecoa buang angin (kentut) rata-rata setiap 15 menit sekali. Dalam tiap kali buang angin tersebut, tubuh kecoa akan melepaskan gas metana. Bahkan setelah mati, mereka akan tetap bisa melepaskan metana sampai 18 jam.

Dalam skala global, gas dalam perut kecoa menyumbang 20% dari semua emisi metana. Fakta menarik kecoa tersebut menempatkan hewan ini sebagai salah satu kontributor terbesar global warming. Kontributor global warming besar lainnya yaitu rayap dan sapi.

Mati Dalam Keadaan Telentang

Biasanya, kecoa mati dalam perut burung atau hewan kecil lainnya yang memakannya. Di rumah kita, kecoa mati saat terjatuh dalam keadaan telentang, dan tak bisa membetulkan posisi badannya.

Di alam liar yang punya banyak dedaunan dan kayu-kayu kering, kecoa punya sesuatu yang bisa kita pegang. Sehingga saat kecoa jatuh dalam keadaan telentang, ia akan bisa meraih sesuatu untuk membetulkan posisi tubuhnya.

Tapi di rumah dengan lantai yang licin dan relatif bersih dari benda-benda semacam ranting, kecoa tak dapat mudah membalikkan tubuhnya. Sehingga umumnya kecoa akan terus telentang sampai mati.

Karena itu, cara mudah membunuh kecoa yaitu dengan membalikkan badannya sampai telentang. Bahkan, beberapa insektisida bekerja dengan cara memicu kekejangan otot yang mengakibatkan serangga (termasuk kecoa) terbalik posisinya.

Dapat Hidup Tanpa Kepala

Kecoa bisa bertahan hidup tanpa kepala. Sebagai perbandingan, manusia makan lewat mulut, bernapas melalui hidung dan mulut, dengan pernapasan yang otak kontrol. Kehilangan kepala bagi manusia mengakibatkan kehilangan darah secara drastis, dan kematian biasanya tak akan menunggu lama.

Tapi hal itu tak terjadi pada kecoa. Kecoa bernapas lewat ventilator di seluruh tubuhnya dan otak tak mengontrol fungsi tersebut. Kecoa tak punya tekanan darah seperti pada mamalia, sehingga tak akan mengalami perdarahan.

Terakhir, makanan yang sedikit bisa kecoa pakai untuk bertahan sampai sebulan penuh. Saat kepalanya terpenggal, kecoa bisa bertahan hidup hingga 9 hari. Ketika akhirnya mati, kecoa bukan mati karena tak lagi punya kepala, melainkan karena kelaparan.

Dapat Menyebabkan Asma

Alergi kecoa untuk pertama kalinya dilaporkan sekitar 50 tahun lalu yang dianggap sangat berbahaya. Alergen kecoa yaitu kotoran dan serpihan-serpihan dari bangkainya yang jadi debu dan masuk ke dalam tabung bronchial. Kepekaan terhadap debu tersebut bisa memicu reaksi alergi bronkial atau asma.

Pertumbuhan yang Sangat Cepat

Kecoa Jerman (Blatella germanica) merupakan hama kecoa yang paling banyak dan mereka hidup sekitar 6 bulan. Kecoa betina bisa memproduksi 6 – 8 tempat telur hingga 6 bulan hidupnya, yang bisa menghasilkan 180 hingga 320 kecoa baru.

Bila hanya 10 anaknya yang jadi betina subur, maka akan ada ribuan kecoa dalam beberapa bulan saja. Dan itu adalah perkiraan kecilnya, sebab jumlahnya bisa lebih dari 100.

Pelari yang Sangat Cepat

Penelitian menunjukkan bahwa kecepatan lari kecoa Amerika yang tercatat yaitu sekitar 2 mil per jam (75 cm per detik). Untuk ukuran tubuh kecoa ini, kecepatan tersebut dianggap istimewa.

Hewan yang Sangat Kuat

Berdasarkan penelitian, kecoa bisa bertahan pada radiasi yang kekuatannya 10 kali dari radiasi yang bisa manusia tahan. Dengan perbandingan yang sama, maka kecoa akan bisa bertahan hidup dalam serangan bom nuklir.

Perkiraan itu memang belum ada pembuktian secara ilmiah, tapi ada beberapa bukti logisnya. Sel-sel hidup sangat sensitif pada radiasi, khususnya saat mereka sedang membelah. Itulah efektivitas dari radiasi pada sel kanker.

Dalam hal itu, sel-sel kecoa hanya membelah pada waktu siklus molting, sekitar seminggu sekali. Sementara sel-sel yanga ada dalam tubuh manusia membelah secara konstan atau terus-menerus. Bila ada radiasi nuklir, kecoa akan lebih bisa bertahan daripada manusia.

Baca juga : Fakta Unik Nyamuk yang Menarik untuk Kita Ketahui

Sekian info perihal fakta menarik kecoa yang mungkin belum anda ketahui, semoga artikel kali ini mencerahkan teman-teman semua. Tolong postingan fakta unik hewan ini Anda share supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi : Planet Fauna

Leave a Reply

Kisah Entrepreneur Peluang Bisnis Smart Bisnis Tokoh Pebisnis Indonesia
Membuka Usaha Les Privat
Membuka Usaha Les Privat dengan Modal Minim
Usaha Studio Foto Khusus
Usaha Studio Foto Khusus untuk Anak
Menjaga Loyalitas Pelanggan
Punya Usaha Bengkel Motor? Coba Cara ini Untuk Menjaga Loyalitas Pelanggan

Digital Asset

Akun Medsos Konten Website

Financial Asset

Obligasi Reksadana Saham

Investasi Lain

Investasi Online Kecantikan Kesehatan Pendidikan Valuta Asing

Real Asset

Barang Antik Emas Properti
Teknik SEO
Teknik SEO yang Terbukti Ampuh untuk Website
Search Engine Optimization
Search Engine Optimization atau SEO itu Apa?
Strategi Digital Marketing
Strategi Digital Marketing untuk Bisnis Online Anda
Membuat Website Khusus Masjid
Membuat Website Khusus Masjid Gratis
Mengaci Dinding Rumah Sendiri
Mudah! 5 Langkah Mengaci Dinding Rumah Sendiri dengan Semen Mortar
Cara Memplester Dinding Rumah
Cara Memplester Dinding Rumah dengan Mudah
Tawar Menawar di Pasar
Trik Tawar Menawar di Pasar Tradisional
Memelihara Kucing Siam
Cara Memelihara Kucing Siam yang Mudah Dilakukan

Fakta Fantastik

Alam Fantastis Fantastis Lainnya Hewan Fantastis Legenda Fantastis

Fakta Tokoh

Atlit Hebat Ilmuwan Hebat Ilmuwan Muslim Penemu Hebat Tokoh

Fakta Unik

Fakta Hewan Fakta Makanan Fakta Manusia Fakta Negara Fakta Tumbuhan

Paling di Dunia

Alam Paling Bangunan Paling Hewan Paling Seni Budaya Paling Tumbuhan Paling
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Minat Khusus Religi Seni Budaya Wisata Alam Wisata Sejarah
Gunung Dempo
Wisata Alam Gunung Dempo yang Lengkap
Ziarah ke Makam Gus Dur
Ziarah ke Makam Gus Dur di PP Tebu Ireng
Tips Memilih Hotel Terbaik
Tips Memilih Hotel Terbaik untuk Liburan Anda