Bulan sebagai satelit Alami Bumi Kita

Pembahasan kita sekarang yakni Bulan sebagai satelit Alami Bumi Kita. Kita selalu melihat sisi yang sama dari Bulan ketika Bulan berputar mengelilıngi Bumi. Namun, Bulan sedikit bergoyang ketika mengorbit Bumi, membuat kita dapat melihat sekilas beberapa bagian di sekitar tepi sisi yang tersembunyi. Karena goyangan ini, kita sebenarnya dapat melihat sekitar 59 persen dari permukaan Bulan dari Bumi.

Bulan sebagai satelit Alami Bumi Kita

Definisi Bulan

Apa yang disebut dengan Bulan? Bulan sebagai satelit alami Bumi dan cuma satu-satunya. Bulan telah mengorbit planet kita selama paling sedikit 4 miliar tahun. Bulan adalah bulatan dari batu dengan garis tengah sekitar 3.476 km, yang kira-kira seperempat ukuran Bumi.

Bulan sebagai Satelit Alami Bumi

Ilmuwan yakin bahwa Bulan terbentuk ketika planet lain dengan ukuran kira-kira sebesar Mars bertabrakan dengan Bumi. Tabrakan itu melontarkan massa batu cair yang cukup besar ke ruang angkasa.

Batuan yang cair ini dengan cepat berubah bentuk menjadi bulatan, dan Bulan dengan cepat mendingin menjadi bentuk padatnya. Permukaan Bulan penuh dengan lekukan yang terbentuk akibat benturan dari bebatuan seperti asteroid.

Bulan Berubah Bentuk

Mengapa Bulan tampaknya berubah bentuk setiap 1 bulan? Penampilan Bulan berubah, tergantung pada posisi dari Matahari dalam kaitan dengan Bulan. Matahari hanya menyinari satu sisi dari Bulan. Ketika Bulan mengorbit Bumi, kita melihat daerah yang terkena Sinar Matahari ini dari sudut yang berbeda.

Ketika Matahari hampir di belakang Bumi, cahayanya menyinari seluruh Bulan; ini disebut Bulan Purnama. Ketika Matahari miring ke satu sisi, sebagian dari Bulan berada dalam bayangan yang gelap dan kita dapat melihat potongan kecil, atau Bulan sabit, dari permukaan Butan yang terkena Sinar Matahari.

Gerhana Bulan

Apa yang disebut dengan gerhana bulan? Bayangan Bumi memanjang ke ruang angkasa, dan ketika bayangan ini melewati Bulan terjadi gerhana.

Gerhana bulan hanya dapat terjadi ketika Bulan purnama, ketika Matahari tepat berada di belakang Bumi. Peristiwa ini hanya terjadi sekali-sekali, karena orbit Bulan sedikit miring dan dengan demikian bayangan Bumi biasanya tidak mengenainya.

Gerhana bulan dapat berlangsung selama lebih dari satu jam, tetapi bayangan ini tidak membuat bagian Bulan menjadi gelap total. Selalu ada sinar matahari yang tersaring, membuat bayangan terlihat berwarna cokelat kemerahan.

Bulan Bersinar

Mengapa Bulan bersinar? Bulan adalah benda yang paling lebih terang di langit malam, tetapi tidak memancarkan cahayanya sendiri. Sinar bulan hanyalah cahaya matahari yang dipantulkan. Bagian-bagian Bulan yang tidak terkena cahaya matahari tidak terlihat karena menyatu dengan kegelapan ruang angkasa.

Walaupun Bulan terlihat cemerlang dan keperakan, hanya sebagian kecil dari cahaya Matahari yang jatuh di permukaannya dipantulkan ke arah kita. Hal ini karena permukaan Bulan berwarna abu-abu dan terbuat dari batuan dan tidak memantulkan cahaya dengan baik.

Bulan Lunar

Apa yang disebut dengan bulan lunar? Selama ribuan tahun orang telan menggunakan Bulan untuk mengukur waktu yang berlalu dan musim. Bulan berputar sekali mengelilingi sumbunya sendiri setiap 29 1/2 hari, yang juga merupakan waktu yang diperlukan untuk sekali mengorbit Bumi. Periode waktu ini dikenal sebagai bulan lunar.

Kalender kita dirancang untuk mengikuti pola astronomi dengan cukup ketat. Kalender kita harus sedikit disesuaikan untuk membulatkan jumlah hari dalam setiap bulan menjadi angka yang lebih praktis. Bulan sidereal, lamanya 27,32 hari, mengukur waktu yang diperlukan dari bintang untuk kembali ke posisi semula di langit.

Jarak Bulan ke Bumi

Berapa jarak Bulan ke Bumi? Jarak Bulan dari Bumi berhasil ditetapkan dengan pasti setelah para astronaut Apollo meninggalkan pemantul kecil di permukaan Bulan. Laser dapat diarahkan ke pemantul ini, dan waktu yang diperlukan oleh cahaya laser untuk mencapai Bulan dan kembali lagi diukur.

Karena cahaya mempunyai kecepatan konstan, kita dapat menghitung dengan tepat jarak Bulan dari Bumi. Jaraknya adalan 384 ribu km, walaupun jarak ini sedikit bervariasi karena orbit Bulan bukan lingkaran yang sempurna.

Terbuat dari apakah Bulan itu?

Bulan adalah satelit dari batu, dan terbuat dari material yang mirip dengan Bumi. Bulan mempunyai lapisan luar, atau mantel, dari batuan, dan inti yang mungkin sebagian beşar terbuat dari besi.

Tidak seperti mantel Bumi yang cair, bagian dalam Bulan dingin dan padat. Sedikit sekali atau tidak ada aktivitas gunung berapi di Bulan. Namun, waktu Bulan mendingin di awal keberadaannya, banjir atau aliran lava keluar di seluruh permukaan Bulan.

Permukaan Bulan

Permukaan Bulan terlihat seperti apa? Permukaan Bulan tertutup dengan lapisan tebal batuan seperti kerikil dan debu. Material ini tercipta oleh benturan berjuta-juta meteorit. Bulan juga mempunyai jajaran gunung, banyak di antaranya yang merupakan sisa dari kawah akibat benturan dan gunung berapi yang aktif ketika Bulan masih panas.

Terdapat lembah yang amat luas yang disebut rilles (lembah yang panjang dan sempit), yang panjangnya dapat mencapai ratusan kilometer dan terlihat seperti lembah sungai. Namun, para ilmuwan belum benar-benar memahami asal usulnya.

Apa yang ada di sisi lain dari Bulan?

Sisi lain dari Bulan merupakan misteri sampai tahun 1959 selain bulan sebagai satelit alami bumi. Hal ini ketika sebuah wahana ruang angkasa milik Soviet untuk pertama kalinya memotret sisi itu.

Wajah sebenarnya sisi lain dari Bulan agak mengecewakan, karena jumlah kawah dan aspek fisik khusus lainnya jauh lebih sedikit daripada sisi yang sudah kita kenal dengan baik karena selalu menghadap ke arah Bumi.

Planet mati!

Makhluk hidup memerlukan udara dan air untuk bertahan hidup, dan keduanya tidak ada di Bulan. Atmosfer Bulan jauh lebih vakum daripada yang dapat diciptakan dalam sebagian beşar laboratorium ilmiah. Bulan mengalami pergantian temperatur yang ekstrem antara siang dan malam hari di Bulan.

Kondisi di bulan telah diciptakan ulang dalam laboratorium di Bumi, tetapi tidak ada bentuk kehidupan di Bumi yang dapat bertahan menghadapinya. Ada sedikit air di permukaan Bulan, dalam bentuk bekuan yang dapat ditemukan dalam bentuk bayang-bayang kawah dekat kutub Bulan.

Baca juga : Jenis Posisi Tidur yang Sering Dilakukan Manusia

Sekian info tentang Bulan sebagai satelit Alami Bumi Kita, semoga postingan ini mencerahkan Anda. Tolong postingan ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi : Enslikopedia Ilmu Pengetahuan

Leave a Reply

Affiliate Marketing Internet Entrepreneur Jualan Online SEO Situs Jualan Situs Klik Traffic Generation Website
Pola Hypnotic Closing
Pola Hypnotic Closing bagi Penjual Online Pemula
Strategi Viral Marketing
Strategi Viral Marketing untuk Mempromosikan Bisnis Online
Rekening Online Paypal
Rekening Online Paypal Alat Pembayaran Global

Hobi

Hewan Peliharaan Koleksi Liburan Olahraga Otofun Seni

Hunian

Bangunan Furniture Kebun dan Tanaman Rumah Tempat Tinggal

Menarik

Kecantikan Kesehatan Motivasi dan Inspirasi Parenting Tips Lainnya Tips Pendidikan

Rumah Tangga

Belanja Fashion Ide Kreatif Peralatan Perlengkapan Tips Rumahan
Meningkatkan Fungsi Otak
Meningkatkan Fungsi Otak secara Alami dengan Berpuasa
Mengurangi Lemak Tubuh
Mengurangi Lemak Tubuh secara Alami dengan Puasa
Manfaat Puasa bagi Manusia
Manfaat Puasa bagi Manusia yang Perlu Diketahui
Menurunkan Berat Badan
Menurunkan Berat Badan lewat Puasa
Vitamin C bagi Ibu Hamil
Pentingnya Vitamin C bagi Ibu Hamil dan Janin
Bahayanya Kotoran Lalat
Bahayanya Kotoran Lalat bagi Kesehatan Manusia
Bahaya Minum Kopi Saat Menyusui
Bahaya Minum Kopi Saat Menyusui
Pentingnya Air dan Oksigen
Pentingnya Air dan Oksigen Bagi Tubuh Manusia

Fauna

Fakta Hewan Hewan Fantastis Hewan Langka Hewan Legenda Hewan Paling Hewan Prasejarah

Sains

Alam Fakta Makanan Flora Manusia Semesta

Sosial

Bangunan Paling Fakta Negara Kehidupan Prasejarah Sejarah Seni Budaya Paling Tokoh

Teknologi

Gadget Komputer
Desa Wisata Kerajinan Kuliner Minat Khusus Seni Budaya Wisata Alam Wisata Religi Wisata Sejarah
Kampung Dinoyo
Kampung Dinoyo Bertumbuh Berkat Keteguhan Pengrajin
Pintu Gua Sigolo-Golo
Pintu Gua Sigolo-Golo bagai Hamparan Surga
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit
Candi Arimbi Gerbang Keraton Majapahit sebelah Selatan