Masjid Laweyan Solo Memiliki Sejarah Panjang

Masjid Laweyan Solo memiliki sejarah panjang. Sisa bangunan yang usianya tua adalah dua belas tiang utama masjid dari kayu jati. Bentuk arsitektur lainnya terdapat tiga lorong jalur masuk di bagian depan masjid. Tiga lorong itu menandakan tiga jalan menuju kehidupan yang bijak yakni Islam, Iman dan Ihsan. Menurut catatan pada papan nama Masjid Laweyan dibangun pada tahun 1546 tidak lepas dari pengaruh Ki Ageng Henis.

Masjid Laweyan Solo memiliki sejarah panjang

Pasukan Synergy

Masjid Laweyan Solo

Masjid Laweyan merupakan masjid tertua yang berada di Kota Solo (Surakarta) sampai saat ini sudah berumur lima abad terletak di Dusun Pajang RT 4 RW 4, Laweyan, Solo. Bangunan utamanya hanya 162 meter persegi. Masjid ini memiliki sejarah yang sangat panjang dan memiliki kontribusi besar dalam penyebaran agama Islam di wilayah Karesidenan Surakarta.

Pasukan Synergy

Masjid ini merupakan peninggalan Keraton Kasunanan Surakarta, namun saat ini pemeliharaannya dilakukan masyarakat sekitar yang rata-rata sebagai pengusaha batik. Ritual tradisi budaya Keraton Kasunanan Surakarta juga jarang dilaksanakan di Masjid Laweyan.

Sejarah Berdirinya Masjid Laweyan

Awal berdirinya Masjid Laweyan adalah atas jalinan persahabatan Ki Ageng Henis dengan seorang Pemangku atau Pandhita Umat Hindu (bhiksu). Masjid Laweyan ada sebelum kota Solo terbentuk pada tahun 1745. Dibangun saat Sultan Hadiwijaya (Jaka Tingkir) berkuasa di Kerajaan Pajang. Masjid Laweyan ini merupakan masjid pertama di Kerajaan Pajang.

Ini dibuktikan masjid ini lebih tua dari Masjid Agung Solo yang baru dibangun pada tahun 1763. Awalnya Masjid Laweyan merupakan pura agama Hindu milik Ki Beluk. Dari persahabatan Ki Beluk dengan Ki Ageng Henis yang merupakan sahabat Sunan Kalijaga, akhirnya Ki Beluk masuk Islam. Sanggar milik Ki Beluk diubah menjadi langgar (musala).

Seiring dengan banyaknya rakyat yang memeluk agama Islam, bangunan diubah fungsinya menjadi masjid. Pulau Jawa sangat terkenal dengan akulturasi kebudayaan Islam dan Hindu. Terutama di Solo, Jawa Tengah, multikulturalisme tersebut dapat terlihat adanya Masjid Ki Ageng Henis atau sering disebut sebagai Masjid Laweyan.

Masjid ini memiliki sejarah sangat panjang dan memiliki kontribusi besar dalam penyebaran agama Islam di wilayah Karesidenan Surakarta. Dengan mengunjungi masjid tersebut dapat menambah referensi pengetahuan dari budaya peninggalan-peninggalan yang ada di Jawa dan Jawa Tengah khususnya. Akulturasi budaya Islam dan Hindu merupakan fakta sejarah di Pulau Jawa.

Masjid Laweyan yang terletak di Kampung Batik Laweyan Solo tersebut menjadi bukti sejarah akulturasi Budaya Islam-Hindu, karena bangunan Masjid Laweyan sebelumnya merupakan bangunan pura. Namun, saat ini bekas bangunan pura sulit ditemukan, karena Masjid Laweyan sudah mengalami pemugaran berulang kali. Berdampingan terdapat makam Ki Ageng Henis.

Sejak tahun 2012 makam Ki Ageng Henis ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Walikota Solo. Pada masa pemerintahan Kerajaan Pajang, masjid ini memang menjadi pusat pembelajaran. Saat ini hanya menjadi tempat ibadah biasa dan TPQ, tapi pengunjung dan peneliti dari luar daerah tetap terus selalu berdatangan.

Demikian info serba serbi tentang Masjid Laweyan Solo yang memiliki sejarah panjang semoga bermanfaat dan menambah wawasan.

Referensi: Wisata Religi di Solo Jawa Tengah

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan jutaan rupiah per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kecantikan Kesehatan Kota SB1M SB1M Synergy Worldwide Training SB1M
Jenis Penghasilan di Synergy
Jenis Penghasilan di Synergy Worldwide
Cara Menjadi Member Synergy
Cara Menjadi Member Synergy Worldwide
bahaya minum kopi saat menyusui
Bahaya Minum Kopi Saat Menyusui
Jualan Online Penghasilan Online Lain Promosi Online Rekening Online SEO dan SEM Situs Klik Sosmed Marketing Website
belajar bisnis online
Mengapa Kita Harus Mulai Belajar Bisnis Online?
jurus personal branding di facebook
Jurus Personal Branding di Facebook
jurus facebook marketing untuk media promosi
Jurus Facebook Marketing untuk Media Promosi
Atlit Hebat Ilmuwan Hebat Ilmuwan Muslim Penemu Hebat Pengusaha Indonesia
atlit basket hebat di dunia
Atlit Basket Hebat di Dunia
Penemu Hebat dari Jerman
Penemu Hebat dari Jerman yang Perlu Kita Tahu
Tokoh Ilmuwan Hebat India
Tokoh Ilmuwan Hebat India Zaman Dahulu
Synergy Worldwide
Synergy Worldwide Solusi Kesehatan dan Bisnis
Education dan Jasa
Education dan Jasa
Buku Bisnis Ednovate
Buku Bisnis Karya Hermas Puspito dan Tim
Produk OSB Group
Produk OSB (Omar Smart Brain) Group
Fakta Fantastik Fakta Hewan Fakta Makanan Fakta Manusia Fakta Negara Fakta Tumbuhan Paling di Dunia
Fakta Unik Apel
Fakta Unik Apel yang Belum Banyak Diketahui
fakta unik kentang
Fakta Unik Kentang yang Perlu Diketahui
Sejarah Unik Wortel
Sejarah Unik Wortel dan Fakta Menariknya
Hobi dan Koleksi Ide Kreatif Pakaian Personal Branding Seputar Rumah Tips Keuangan Tips Lainnya
tips belanja di pasar tradisional
Tips Belanja di Pasar Tradisional Supaya Millenial Tidak Canggung
Tiga Prioritas Pengeluaran Keuangan
Tiga Prioritas Pengeluaran Keuangan Pribadi dan Keluarga
cara mengatur pengeluaran keuangan
Cara Mengatur Pengeluaran Keuangan bagi Seorang Karyawan
Desa Wisata Wisata Alam Wisata Kuliner Wisata Minat Khusus Wisata Religi Wisata Sejarah Wisata Seni Budaya
Nasi Grombyang Khas Pemalang
Nasi Grombyang Khas Pemalang Sajian Desa dengan Keunikannya
Sentra Bunga Murah di Pasar Rawa Belong
Sentra Bunga Murah di Pasar Rawa Belong
Setu Babakan Pelepas Penat
Setu Babakan Pelepas Penat di Wilayah Jakarta