Masjid Jendral Sudirman di Kompleks Kolombo Yogyakarta

Header 728 x 90 (2)
seminar marketing online

Masjid Jendral Sudirman di kompleks Kolombo YogyakartaSelain berada di kompleks Kolombo yang dibangun Presiden Soekarno saat berlangsung Konfrensi Asia-Afrika, Masjid Jendral Sudirman di Kompleks Kolombo 8A Yogyakarta ternyata menyimpan cerita.

Masjid Jendral Sudirman di Kompleks Kolombo Yogyakarta

Masjid Jendral Sudirman didirikan tahun 1961 ini tidak hanya pernah satu manajemen dengan Yayasan (Yasma) Syuhada Yogyakarta di awalnya. Namun kini punya Yasma sendiri. Tapi ada kisah heroik lain yang menyertai perjalanan masjid di atas kompleks lahan seluas 7.000 meter persegi ini. Masjid ini pernah menjadi pusat pergerakan era reformasi hingga tempat kajian beberapa orang yang dianggap sebagai teroris.

banner smart detox plus

Masjid Jendral Sudirman didirikan awalnya dengan niat sebagai penyeimbang. Pasalnya, kompleks Kolombo sejak awal banyak berdiri yayasan maupun lembaga pendidikan berbasis keyakinan lain di luar Islam. Tetapi keberadaan masjid ini bukan untuk menyaingi maupun memerangi tetapi dengan tujuan damai berdampingan dalam hal kebaikan.

Masjid Jendral Sudirmann juga pernah ramai dan dikenal sebagai masjidnya orang pergerakan garis keras. Saat detik-detik runtuhnya Orde Baru, masjid ini kerap dipakai pertemuan pentolan-pentolan mahasiswa penentang pemerintah menyusun rencana pergerakan era reformasi.

Selain itu, Masjid Jenderal Sudirman pernah dituduh sebagai sarang teroris. Tidak lain seringnya masjid ini dipakai untuk pertemuan umat Islam yang memiliki paham radikal. Puncaknya, dengan adanya penangkapan Abu Jibril dan pendukungnya yang ditengarai sebagai jaringan teroris.

Hingga akhirnya sekitar tahun 2012, takmir Masjid Jenderal Sudirman mulai mengubah gerakan dan coba mengambil pilihan berbeda. Takmir masjid menyodorkan konsep kegiatan budaya, spiritual dan intelektual yang digelar tiap seminggu dan sebulan sekali.

Untuk kegiatan spiritual takmir masjid rutin menggelar pengajian tasawuf menghadirkan KH. Imron Jamil dari Jombang Jawa Timur. Sedangkan untuk budaya, ada pembacaan serat Jawa kuno sebulan sekali pada malam Minggu awal bulan. Termasuk kajian filsafat tiap Rabu malam.

Sementara di bulan Ramadan selain mengagendakan kegiatan yang lumrah dijalankan tiap masjid, juga ada kegiatan lain yang cukup unik. Seperti kajian Tafsir Sufi dari Kitab Syaikh Sahal Al Bustari tiap Selasa, Kamis dan Sabtu sore.

banner smart detox plus

Demikian info serba serbi tentang Masjid Jendral Sudirman di kompleks Kolombo Yogyakarta semoga bermanfaat.

Jasa Pembuatan Website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
Ingin belajar internet marketing gratis segera hubungi 0857-8656-3128 atauKlik Disini
      uptopromo.co.id lihat di sini

      Jasa SEO Otomatis mulai10rb/keyword Buat Situs anda ditemukan di top-10

      Poker Uang Asli

      Bandar Judi Online Dengan Uang asli

      Ingin Hidung Mancung sesuai keinginan Anda

      Klinik Kecantikan GLOSKIN, Berfokus pada pelayanan kecantikan yang berkualitas tinggi.