Langkah Memulai Bisnis Sesuai dengan Passion Anda

Langkah Memulai Bisnis Sesuai dengan Passion Anda – Pebisnis atau entrepreneur yang menjalankan bisnis sesuai passion biasa diistilahkan dengan nama passionpreneur. Istilah Passionpreneur berarti menjadi entrepreneur di bidang yang Anda cintai (passion).

Langkah Memulai Bisnis Sesuai dengan Passion Anda

Memiliki bisnis sendiri bisa jadi rasanya seperti sedang naik rollercoaster. Suatu waktu omset bisa sangat tinggi, tetapi beberapa waktu kemudian bisa menurun tajam hingga rugi bahkan bisnisnya bangkrut. Dunia bisnis penuh dengan ketidakpastian. Dan inilah mengapa passion itu penting. Sesuatu yang benar-benar Anda sukai, gairah yang Anda rasakan saat sedang mengerjakan atau memikirkan sesuatu akan membuat pekerjaan tersebut terasa ringan.

Ketika bisnis Anda menghadapi berbagai tantangan dan hambatan, passion dan komitmenlah yang membuat Anda dapat melaluinya. Semangat yang Anda miliki akan tertular pada partner, karyawan, investor, hingga customer sehingga mereka akan merasa senang berbisnis dengan Anda. Tentunya, ini akan menguntungkan Anda. Itulah mengapa sangat penting memiliki passion dalam berbisnis dan fokus pada misi Anda. Passion akan menjadi bahan bakar yang akan membuat Anda tetap maju meski situasi tampak buruk.

Berikut langkah-langkah untuk membantu mengubah passion Anda menjadi bisnis yang sukses:

1. Perluas Wawasan Mengenai Industri Bisnis Anda

Bila sudah yakin passion Anda adalah berbisnis, maka Anda harus mengenal industri bisnis yang akan Anda masuki. Dengan memahami latar belakang industri dan bagaimana proses kerjanya, Anda akan selangkah lebih siap saat harus melakukan riset pasar, berinovasi sesuai kebutuhan konsumen, membangun basis customer, menghadapi kompetitor, hingga melakukan ekspansi.

Bila Anda sudah memiliki ide, namun belum terlalu familiar dengan bidang yang ingin Anda geluti, gunakan jaringan atau network Anda, berdiskusilah dengan orang-orang yang sudah lebih dulu berbisnis di bidang yang sama dengan yang akan Anda geluti. Dengan berdiskusi bersama senior, Anda terhindar dari trial and error dan dapat lebih cepat sampai tujuan. Jadikan senior-senior Anda di bisnis tersebut sebagai mentor yang akan membantu Anda tidak hanya saat Anda memulai bisnis, tapi juga selama Anda menjalankan bisnis.

2. Take Action!

Bisnis yang baik adalah bisnis yang dibuka, bukan ditanyakan terus-menerus (Bob Sadino). Setelah Anda memiliki pengetahuan yang cukup, mulailah berbisnis. Pada awalnya, mungkin business plan Anda masih memiliki banyak kekurangan dan hal ini mungkin juga akan mengubah drastis model bisnis Anda nanti.  Namun keuntungan berbisnis dengan passion adalah Anda memahami benar tujuan Anda berbisnis dan dapat lebih mudah menghadapi berbagai hambatan yang muncul. Adanya berbagai kekurangan dalam bisnis tidak akan membuat Anda berhenti. Dorongan hati dan antusiasme akan membuat Anda tetap termotivasi dan yakin dengan produk atau jasa yang Anda jual.

3. Kelilingi Diri Anda dengan Orang-Orang yang Bervisi Sama

Apabila Anda memiliki passion, Anda akan rela bekerja berjam-jam tanpa mengeluh. Bukan karena workaholic, melainkan karena Anda enjoy. Anda perlu bekerjasama dengan orang-orang yang visinya sama dengan Anda dan juga memiliki passion di bidangnya. Passion mereka akan menghasilkan ketekunan dan antusiasme yang akan membuat seluruh tim bersemangat, membuat investor lebih yakin, bahkan dengan adanya energi untuk melayani customer dengan gembira, akan menjadi pengalaman positif bagi customer.

Berbisnis sesuai passion tidak hanya akan memberikan keuntungan dengan melakukan hal yang Anda cintai, tapi juga membantu meraih kesuksesan dalam bisnis dan mempertahankannya dalam waktu yang lama. Jadi segera temukan passion Anda, gali pengetahuan bisnis di bidang yang Anda minati, mulai bisnis Anda, dan bekerjasamalah dengan orang-orang yang sevisi dan passionate juga.

Demikian info tentang Langkah Memulai Bisnis Sesuai dengan Passion Anda semoga bermanfaat.

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan jutaan rupiah per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Info SB1M Internet Marketing Training SB1M
Belajar Internet Marketing SB1M
Belajar Internet Marketing SB1M bagi Pemula
Sekolah Marketing Online SB1M
Sekolah Marketing Online SB1M untuk Umum
Kursus Internet Bisnis SB1M
Kursus Internet Bisnis SB1M Online Untuk Pemula
Bisnis Investasi Peluang Bisnis
kiat memisahkan urusan bisnis
Kiat Memisahkan Urusan Bisnis dan Keluarga
No Preview
Perbedaan Suku Bunga jadi Alasan Pemilihan Produk Investasi
investasi simpanan mata uang
Investasi Simpanan Mata Uang di Bank
Atlit Hebat Ilmuwan Hebat Ilmuwan Muslim Penemu Hebat Pengusaha Indonesia
atlit basket hebat di dunia
Atlit Basket Hebat di Dunia
Penemu Hebat dari Jerman
Penemu Hebat dari Jerman yang Perlu Kita Tahu
Tokoh Ilmuwan Hebat India
Tokoh Ilmuwan Hebat India Zaman Dahulu
Synergy Worldwide
Synergy Worldwide Solusi Kesehatan dan Bisnis
Education dan Jasa
Education dan Jasa
Buku Bisnis Ednovate
Buku Bisnis Karya Hermas Puspito dan Tim
Produk OSB Group
Produk OSB (Omar Smart Brain) Group
Fakta Fantastik Paling di Dunia Unik dan Menarik
No Preview
Sapi Hewan yang Selalu Mengunyah Makanannya
fakta penguin
Fakta Penguin Empat Bulan Tanpa Makan
Fakta Unik Mata Kucing
Fakta Unik Mata Kucing yang dapat Bersinar
Hobi dan Koleksi Ide Kreatif Pakaian Personal Branding Seputar Rumah Tips Keuangan Tips Lainnya Tips Sehat dan Cantik
Jangan Gugup Saat Nego Gaji
Jangan Gugup Saat Nego Gaji
Miliki Harta Produktif Sebanyak Mungkin
Miliki Harta Produktif Sebanyak Mungkin bila Ingin Bebas Finansial
Fungsi Garam untuk Makanan
Fungsi Garam untuk Makanan selain Sebagai Perasa
Desa Wisata Wisata Alam Wisata Kuliner Wisata Religi Wisata Seni Budaya
Jejak Diplomasi Sarekat Islam
Jejak Diplomasi Sarekat Islam di Semarang
Museum Kesenian Layang-Layang Jakarta
Museum Kesenian Layang-Layang Jakarta yang Artistik
Harta Karun Kuliner Jakarta yang Mulai Terlupaka
Harta Karun Kuliner Jakarta yang Mulai Terlupakan