Kriteria Penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS)

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan berkaitan dengan Kriteria Penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS). Terkait banyaknya pendataan Kartu Menuju Sejahtera (KMS) yang dinilai tidak tepat sasaran, masyarakat diperbolehkan ikut memantau. Silakan berikan masukan atau menanyakan pula kepada petugas RT / RW, karena pemberian Kartu Menuju Sejahtera (KMS) didasarkan pada rekomendasi pemangku wilayah setempat.

Kriteria Penerima Kartu Menuju Sejahtera

Selain itu, berbagai tahapan dan survei telah dilakukan oleh petugas dari Dinsosnakertrans kota setempat untuk memverifikasi dan memvalidasi data yang telah ada. Petugas Dinsosnakertrans pun akan mengecek langsung ke lapangan. Selain itu penetapan penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS) juga telah melalui uji publik sebanyak dua kali.

Pasukan Synergy

Kriteria Penerima Kartu Menuju Sejahtera

Adapun kriteria penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS) untuk kota Yogyakarta berdasarkan SK Walikota Yogyakarta Nomor 325 tahun 2016 adalah sebagai berikut :

Pasukan Synergy
  1. Pendapatan dan aset calon penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS)
  • Suami dan atau istri tidak bekerja
  • Pendapatan rata-rata anggota setiap bulan, sampai dengan Rp 300 ribu dan Rp 300.001 sampai Rp 400 ribu
  • Status kepemilikan bangunan, tempat tinggal bukan milik sendiri, sewa, kontrak atau mengindung
  • Keluarga tidak memiliki barang selain tanah yang bernilai lebih dari Rp 1,8 juta
  • Tagihan listrik per bulan kurang dari Rp 50 ribu
  1. Papan calon penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS)
  • Luas tempat tinggal rata-rata tiap anggota kurang dari 5 meter persegi
  • Jenis bahan dinding bidang terluas dari tempat tinggal berupa bambu, kayu, bahan lain berkualitas rendah atau tembok berplester kualitas rendah atau tanpa plester
  1. Pangan calon penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS)
  • Keluarga tidak memberi makan anggota keluarga tiga kali setiap hari
  • Keluarga tidak mampu membeli dan menyediakan lauk daging, telur, ayam atau ikan dan susu dua kali seminggu.
  1. Sandang calon penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS)
  • Keluarga hanya dapat membelikan pakaian baru bagi anggota keluarga maksimal satu kali dalam setahun
  1. Kesehatan calon penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS)
  • Keluarga tidak mampu membayar biaya tindakan puskesmas
  • Sumber air minum dan masak bukan dari PAM
  • Tempat membuang air besar tidak di MCK
  1. Pendidikan calon penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS)
  • Pendidikan kepala keluarga maksimal SMP
  • Terdapat tanggungan anggota keluarga sekolah SMS ke bawah
  • Terdapat anak usia sekolah yang drop out atau tidak melanjutkan sampai ke jenjang SMA / SMK
  1. Sosial calon penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS)
  • Keluarga tidak mampu mengikuti aktifitas kegiatan lingkungan karena alasan ekonomi

Dari tujuh parameter tersebut memiliki nilai tersendiri yang akan digunakan sebagai acuan layak atau tidak seseorang mendapatkan Kartu Menuju Sejahtera (KMS). Penilaian hasil parameter di atas akan terbagi menjadi tiga golongan yaitu :

  1. Kartu Menuju Sejahtera 1 dengan bobot nilai 76 – 100
  2. Kartu Menuju Sejahtera 2 dengan bobot nilai 51 – 75
  3. Kartu Menuju Sejahtera 1 dengan bobot nilai 31 – 50

Demikian info tentang Kriteria Penerima Kartu Menuju Sejahtera (KMS) semoga bermanfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan jutaan rupiah per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Info SB1M Internet Marketing Training SB1M
Belajar Internet Marketing SB1M
Belajar Internet Marketing SB1M bagi Pemula
Sekolah Marketing Online SB1M
Sekolah Marketing Online SB1M untuk Umum
Kursus Internet Bisnis SB1M
Kursus Internet Bisnis SB1M Online Untuk Pemula
Bisnis Investasi Peluang Bisnis
Kenali investasi obligasi
Kenali Investasi Obligasi agar Tidak Salah Pilih
Ketentuan Hukum Bisnis Waralaba
Ketentuan Hukum Bisnis Waralaba di Indonesia
investasi emas dan properti
Investasi Emas dan Properti yang Perlu Kita Tahu
Atlit Hebat Ilmuwan Hebat Ilmuwan Muslim Penemu Hebat Pengusaha Indonesia
atlit basket hebat di dunia
Atlit Basket Hebat di Dunia
Penemu Hebat dari Jerman
Penemu Hebat dari Jerman yang Perlu Kita Tahu
Tokoh Ilmuwan Hebat India
Tokoh Ilmuwan Hebat India Zaman Dahulu
Synergy Worldwide
Synergy Worldwide Solusi Kesehatan dan Bisnis
Education dan Jasa
Education dan Jasa
Buku Bisnis Ednovate
Buku Bisnis Karya Hermas Puspito dan Tim
Produk OSB Group
Produk OSB (Omar Smart Brain) Group
Fakta Fantastik Paling di Dunia Unik dan Menarik
fakta unik ular
Fakta Unik Ular yang Ada di Dunia
Fakta Unik Ulat Sutera
Fakta Unik Ulat Sutera Hewan yang Paling Rakus
fakta unik ubur-ubur
Fakta Unik Ubur-Ubur Hewan dengan Sengatan Mematikan
Hobi dan Koleksi Ide Kreatif Pakaian Personal Branding Seputar Rumah Tips Keuangan Tips Lainnya Tips Sehat dan Cantik
tiga jenis harta produktif
Tiga Jenis Harta Produktif bagi Kita
kiat hadapi hari senin
Kiat Hadapi Hari Senin agar Siap Beraktivitas
Pentingnya Memahami Rencana Keuangan Pribadi
Pentingnya Memahami Rencana Keuangan Pribadi
Desa Wisata Wisata Alam Wisata Kuliner Wisata Religi Wisata Seni Budaya
Tempat Hidup Kesenian Ondel-Ondel Betawi
Tempat Hidup Kesenian Ondel-Ondel Betawi
kerajinan sapu rayung
Kerajinan Sapu Rayung Tetap Dilestarikan Masyarakat Bojong
kisah kerak telor jakarta
Kisah Kerak Telor Jakarta yang Hijau hingga Filosofinya