Freelancer Wajib Bayar Pajak Penghasilan

Kali ini kami akan bahas perihal freelancer wajib bayar pajak penghasilan. Beberapa penelitian mutakhir menunjukkan bahwa salah satu karakter generasi millenial adalah gandrung dengan kebebasan. Bahkan, untuk urusan pekerjaan, banyak, di antara mereka yang memilih menjadi freelancer sesuai dengan keahlian mereka.

Pasukan Synergy

Freelancer Wajib Bayar Pajak Penghasilan

Freelancer Wajib Bayar Pajak Penghasilan

Freelancer yang dimaksud di sini adalah pekerja lepas (tenaga lepas). Bukan karyawan dan bukan pula pengusaha. Sebagai contoh, yang dimaksud desainer grafisfreelance, bukan desainer karyawan perusahaan tertentu (meskipun dengan dengan jam kerja fleksibel) bukan pula desainer yang memiliki studio desain beserta  karyawan. Hal ini juga berlaku untuk freelancer pada bidang-bidang pekerjaan yang lain, seperti seniman, penulis, penerjemah, dan lain-lain.

Adapun penghasilan yang didapatkan seseorang dari bekerja sebagai freelancer pada dasarnya sama dengan penghasiian yang didapatkan dari bekerja secara terikat. Dari sudut pandang pajak misalnya, keduanya sama-sama wajib dilaporkan dan dikenai pajak jika sudah mencapai nilai tertentu.

Masalahnya, tidak banyak freelancer yang tahu bagaimana cara menghitung besaran pajak untuk penghasilannya. Padahal tidak seperti pekerja terikat yang menerima penghasilan setelah dipotong pajak oleh kantornya, freelancer mesti menghitungnya secara mandiri.

Perhitungan pajak freelancer dilakukan dengan menggunakan Norma Penghitungan Penghasilan Neto (NPPN). NPPN adalah persentase penentu besaran penghasilan bersih yang menjadi dasar penghitungan pajak penghasilan. NPPN digunakan untuk wajib pajak yang memiliki pekerjaan bebas dan tidak memiliki pembukuan. Hal ini diatur dalam Undang- Undang Nomor 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013.

Tips Menghitung Pajak bagi Freelancer

Wacana seorang freelancer wajib bayar pajak penghasilan, membuat banyak penggiat profesi ini kebingungan. Kebingungan ini didasarkan pada cara menghitung besaran pajak yang mesti dibayarkan kepada negara. Berikut beberapa langkah atau tips mudah menghitung pajak bagi freelancer.

1. Hitung Jumlah Penghasilanmu dalam Setahun!

Langkah pertama yang harus kamu lakukan untuk mengetahui besaran pajak yang harus kamu bayar kepada negara adalah dengan menghitung jumlah penghasilan yang kamu dapatkan dari bekerja freelance selama setahun. Dalam menghitung penghasilan ini kamu mesti cermat. Pasalnya, berbeda dengan pekerja tetap yang mendapatkan penghasilan dengan jumlah sama setiap bulan, freelancer bisa mendapatkan penghasilan dengan jumlah berbeda-beda setiap bulannya.

Selain itu, jangka waktunya juga tidak tetap. Bisa jadi dalam satu bulan kamu mendapatkan penghasilan lebih dari sekali, atau tidak mendapatkan penghasilan sama sekali. Hal-hal seperti itu mesti menjadi perhatian. Jadi, alih-alih bisa langsung mengalikan penghasilan bulananmu dengan 12 sebagaimana pekerja tetap, sebagai freelancer kamu mesti menjumlahkan satu persatu penghasilan yang kamu dapatkan dalam setahun.

2. Hitung Penghasilan Bersih!

Setelah mengetahui jumlah penghasilanmu sebagai freelancer dalam setahun, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah menghitung penghasilan bersih. Caranya, dengan mengalikan jumlah penghasilan totalmu dengan besaran NPPN. Untuk informasi mengenai persentase besaran NPPN, kamu bisa merujuk laman resmi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Pasalnya, sebagaimana telah dijelaskan di atas, besaran setiap profesi di setiap wilayah bisa berbeda.

3. Kurangi Pengasilan Tak Kena Pajak!

Setelah besaran penghasilan neto ditemukan, kamu bisa menguranginya dengan Penghasilan Tidak Kena Pajak atau PTKP. Basaran PTKP juga berbeda-beda tergantung status masing-masing wajib pajak. Wajib pajak yang belum menikah memiliki PTKP yang lebih kecil ketimbang PTKP wajib pajak yang sudah menikah.

Pada tahun 2016, pemerintah menetapkan PTKP wajib pajak yang belum menikah sebesar 54 juta rupiah, sementara bagi wajib pajak yang sudah menikah PTKP-nya ditambah 4,5 juta rupiah. Bagi wajib pajak yang sudah memiliki keluarga, PTKP-nya ditambah 4,5 juta rupiah untuk setiap anggota keluarga yang menjadi tanggungan. Hasil dari penghasilan bersih dikurangi PTKP merupakan Penghasilan Kena Pajak (PKP). Jika hasilnya minus, maka kamu tidak perlu membayar pajak.

4. Temukan Besaran Pajak yang Mesti Kamu Bayarkan!

Setelah jumlah PKP ditemukan, kamu selanjutnya bisa mengalikan PKP dengan besaran pajak penghasilan yang telah ditetapkan pemerintah mulai dari 5% hingga 30%. Besaran yang kamu dapatkan dari hasil kali itulah yang dinamakan pajak terutang, yang mesti kamu bayarkan.

Demikian informasi berkaitan dengan freelancer wajib bayar pajak penghasilan, kami harap post kali ini mencerahkan Anda. Mohon artikel ini dishare biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Pasukan Synergy

Referensi: Tips Keuangan Profesi

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan jutaan rupiah per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Kecantikan Kesehatan Kota SB1M SB1M Synergy Worldwide Training SB1M
info menakjubkan produk synergy worldwide
Info Menakjubkan Produk Synergy Worldwide yang Mendunia
Jenjang Penghargaan di Synergy
Jenjang Penghargaan di Synergy Worldwide
Jenis Penghasilan di Synergy
Jenis Penghasilan di Synergy Worldwide
Jualan Online Penghasilan Online Promosi Online Rekening Online SEO dan SEM Situs Klik Sosmed Marketing Website
ebay situs lelang online
eBay Situs Lelang Online dan Jual Beli Produk
situs jual beli amazon
Situs Jual Beli Amazon untuk Pasar Global
Situs Jual Beli Alibaba
Situs Jual Beli Alibaba untuk Penjualan Pasar Asia
Atlit Hebat Ilmuwan Hebat Ilmuwan Muslim Penemu Hebat Pengusaha Indonesia
atlit basket hebat di dunia
Atlit Basket Hebat di Dunia
Penemu Hebat dari Jerman
Penemu Hebat dari Jerman yang Perlu Kita Tahu
Tokoh Ilmuwan Hebat India
Tokoh Ilmuwan Hebat India Zaman Dahulu
Synergy Worldwide
Synergy Worldwide Solusi Kesehatan dan Bisnis
Education dan Jasa
Education dan Jasa
Buku Bisnis Ednovate
Buku Bisnis Karya Hermas Puspito dan Tim
Produk OSB Group
Produk OSB (Omar Smart Brain) Group
Fakta Fantastik Fakta Hewan Fakta Makanan Fakta Manusia Fakta Negara Fakta Tumbuhan Paling di Dunia
fakta unik burung hantu
Fakta Unik Burung Hantu yang Jarang Diketahui
fakta unik tidur
Fakta Unik Tidur Manusia dan Hewan Mamalia
Beruang Kutub Karnivora Terbesar
Beruang Kutub Karnivora Terbesar di Kutub Utara
Hobi dan Koleksi Ide Kreatif Pakaian Personal Branding Seputar Rumah Tips Keuangan Tips Lainnya
Menjaga Kesehatan Burung Peliharaan
Menjaga Kesehatan Burung Peliharaan Berikut Tipsnya
Menghilangkan Bekas Permen Karet
Menghilangkan Bekas Permen Karet yang Menempel dengan Mudah
hati-hati dengan hutang
Hati-hati dengan Hutang yang Kita Lakukan
Desa Wisata Wisata Alam Wisata Kuliner Wisata Minat Khusus Wisata Religi Wisata Sejarah Wisata Seni Budaya
Menyusun Kembali Puing-Puing Kejayaan Banten
Menyusun Kembali Puing-Puing Kejayaan Banten di Masa Lampau
Menjaga Keberadaan Suku Baduy
Menjaga Keberadaan Suku Baduy dengan Tradisi Seba
Menikmati Sajian Sate Unik
Menikmati Sajian Sate Unik dari Ujung Barat Jawa