Budidaya Jahe Merah Menggunakan Polybag maupun Karung Bekas

Header 728 x 90 (2)
seminar marketing online

Budidaya jahe merah menggunakan polybag maupun karung bekas karena relatif lebih cepat. Tingkat kebutuhan jahe merah kian meningkat antara lain sebagai bahan baku produk herbal dan kosmetik. Budidaya jahe merah dengan polybag bisa langsung panen saat jahe berumur kisaran delapan bulan. Tetapi ada juga yang memilih memanen saat umur jahe merah kisaran satu tahun agar rimpang jahe bisa tua sempurna.

Budidaya Jahe Merah Menggunakan Polybag maupun Karung Bekas

Hasil panenan rimpang jahe sampai umur satu tahun sebagian dapat digunakan untuk bibit dengan cara disemai terlebih dahulu. Tempat penyemaian dapat menggunakan keranjang buah yang telah dilapisi potongan karung bekas agar media tanam tidak banyak keluar dari keranjang. Rimpang jahe yang sudah tumbuh tunasnya dengan tinggi antara 10 sampai 15 cm segera diambil dan ditanam di polybag tinggi 60 cm dan diameter 40 cm.

Menurut Friday Helmy W pembudidaya jahe merah asal Prapak Wetan Minggir Sleman, budidaya jahe merah menggunakan polybag mempunyai sejumlah kelebihan dibanding di lahan langsung maupun memanfaatkan karung bekas. Ketika ditanam di lahan langsung petani (pembudidaya) akan repot ketika semakin banyak gulma di sekitar tanaman dan harus rutin membersihkan. Jika menggunakan karung bekas, banyak yang mempunyai pengalaman kurang awet, misalnya saat umur empat sampai lima bulan sudah sobek. Adapun media tanam yang digunakan, Helmy biasa menyampurkan pupuk kandang, sekam, pasir halus, dan tanah subur.

Jenis sekam yang biasa digunakan adalah sekam bakar, karena ada unsur tertentu yang bisa membantu mencegah serangan hama di media tanam. Kalau menggunakan sekam mentah, kadang masih ada tanaman yang tumbuh dan bisa menjadi gulma.

banner smart detox plus

Setiap satu polybag pengisian media tanam tahap pertama, tingginya cukup 15 sampai 20 cm. Bibit jahe merah yang ditanam cukup dua batang. Setelah tanaman umur sekitar dua bulan, media tanam ditambah lagi dengan ketinggian 10 cm. Bisa juga ditunggu sampai rimpang jahe ada yang kelihatan di permukaan media tanam. Umur empat bulan media tanam ditambah lagi dan setelah enam bulan tidak perlu ditambah media tanam lagi sampai masa panen. Penempatan polybag sebaiknya di lokasi yang mendapat sinar matahari antara 60 sampai 70 persen.

banner smart detox plus

Menurut pembudidaya jahe merah lain yang menggunakan polybag yaitu ketika lokasi penempatan polybag mendapat sinar matahari penuh perlu diberi paranet di bagian atas agar tanaman bisa tumbuh dengan baik. Setiap polybag tinggi 60cm dan diameter 40 cm biasa diisi dua bibit tanaman. Sebab kalau diisi tiga bibit ketika tanaman makin banyak akan umpel-umpelan (terlalu mepet). Setelah dipanen akan didapatkan rimpang antara 1,5 sampai dua kilogram rimpang jahe.

Hasil panenan jahe merah segar umur delapan bulan saat ini dapat dijual kisaran Rp 8 ribu per kilogram. Lain halnya jika sampai 12 bulan atau sekitar satu tahun, rimpang jahe merah bisa laku antara Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu per kilogram. Semakin banyak jumlah tanaman jahe yang ditanam, otomatis hasil panenan yang didapat juga semakin banyak.

Demikian informasi peluang bisnis tentang budidaya jahe merah menggunakan polybag maupun karung bekas semoga bermanfaat.

sumber : Kedaulatan Rakyat

Jasa Pembuatan Website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 
Ingin belajar internet marketing gratis segera hubungi 0857-8656-3128 atauKlik Disini
      menangqq.com Domino Kiu Kiu

      Jurus Jitu tentang Permainan Domino Qiu Qiu dan Poker